Taliban Menyerang Pusat-Pusat Kota Pakistan
.jpg)
Pakistan diguncang bom kembali. Sebelumnya, kota terbesar di Pakistan, yaitu Lahore, diguncang bom, mengakibatkan 10 orang tewas, dan 100 orang lainnya luka, dan kini kota Peshawar,yang terletak di propinsi NWFP, diguncang bom, mengakibatkan 7 orang tewas, dan 70 orang lainnya luka-luka.
Ledakan bom yang sangat dahsyat, yang mengguncang kota Peshawar itu, mengakibatkan kekacauan dipusat kota barat daya Pakistan, yang sibuk dengan berbagai kegiatan bisnis, terutama yang terletak di pusat kota. Bom yang diletakkan diatas motor, dan diledakkan dengan menggunakan remote itu, mengakibatn porak-poranda pertokoan dan bangunan lainnya.
Menurut seorang penduduk setempat, Tahir Ali Shar, yang berbicara kepada Reuters, melihat 15 orang yagn terlempar ke udara, akibat ledakan yang sangat dahsyat. Lebih dari 100 orang yang mengalami luka serius. Toko-toko di sepanjang ikut rusak, dan gambar di telivisi, nampak koeran bergelimpangan di jalan-jalan, dan sebagian orang yang selamat meninggalkan tempat kejadian.

“Ledakan bom itu membakar bangunan-bangunan yang ada, dan toko-toko bangunan semuanya terbakar”, ucap Khair Uddin, yang berbicara kepada Reuters. Sementara itu, polisi mengatakan dua orang militan tewas, akibat baku tembak dengan polisi. Situasi di Pakistan, betul-betul kacau, di mana saat militer Pakistan, di mobilisasi ke perbatasan Afghanistan, dan berperang di Lembah Swat, sekarang kota-kota Pakistan dihantam dengan bom mobil, dan berbagai serangan yang dilancarkan secara serentak oleh Taliban.
Tampaknya, militer Pakistan, yang sekarang berada di perbatasan Afghanistan, dan sepanjang perbatasan barat daya, yang dekat daerah-daerah suku, tak dapat mengantisipasi kekacauan yang terjadi pusat-pusat kota Pakistan. Polisi Pakistan tidak berdaya menghadapi serangan dadakan yang dilancarkan oleh pejuang Taliban ke pusat Pakistan. (m/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Al-Faruqi, Pemikir Besar Islam yang Dibunuh
Jumat, 29/05/2009 11:20 WIB - Menteri Mesir Menyesal Akan Membakar Buku Israel
Jumat, 29/05/2009 10:34 WIB - Bailout 5 Trilyun Dolar Untuk Bisnis Porno AS
Jumat, 29/05/2009 08:34 WIB - Kebun Kurma Berbentuk Lafaz Allah dan Muhammad di Saudi
Jumat, 29/05/2009 06:22 WIB - Indonesia, Negeri Penganut Neoliberalisme
Kamis, 28/05/2009 16:44 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




