Teluk Persia atau Teluk Arabia?

Jumat, 01/05/2009 11:36 WIB | Arsip | Cetak

Soal penyebutan nama "Teluk Persia" yang memisahkan negara Iran dengan jazirah Arab ternyata sedang menjadi isu hangat di Iran dan sejumlah negara Arab. Masyarakat Iran menolak jika nama "Teluk Persia" diubah dengan nama lain, dengan alasan sebutan "Teluk Persia" sudah digunakan berabad-abad silam.

Sebuah petisi untuk mempertahankan nama "Teluk Persia" sudah dibuat secara online. Petisi itu membuka kesempatan bagi siapa saja, terutama masyarakat Iran untuk memberikan tandatangannya sebagai dukungan atas petisi itu.

Petisi yang sudah ditandatangani oleh lebih dari 7.000 orang itu dibuat sebagai bentuk protes atas pidato Presiden AS Barack Obama tanggal 27 Maret kemarin, yang hanya menyebut nama "Teluk Persia" dengan kata "Teluk" saja. Petisi itu meminta Presiden Obama untuk menghormati "Teluk Persia" sebagai identitas negara Iran.

Dalam petisi yang bisa diakses di http://petitions.tigweb.org/persiangulf, disebutkan bahwa nama "Teluk Persia" adalah sebuah fakta sejarah yang tidak bisa dimanipulasi.

Bersamaan dengan munculnya petisi itu, pemerintah Iran menetapkan tanggal 30 April sebagai Hari Teluk Persia Nasional, untuk mengingatkan bahwa Teluk Persia adalah bagian dari sejarah Iran.

Sementara itu, negara-negara Arab juga mengklaim Teluk Persia sebagai bagian dari wilayah mereka. Untuk itu negara-negara Arab sudah menggelar kampanye agar nama "Teluk Persia" diganti dengan nama "Teluk Arabia."

Arab Saudi negara sejak lama "perang dingin" dengan Iran, menjadi negara yang gencar mempelopori kampanye tersebut. Arab Saudi mengajukan syarat agar Iran mengubah sebutan "Teluk Persia" dengan sebutan "Teluk Arabia", jika Iran ingin Saudi berpartisipasi dalam Pesta Olahraga Solidaritas Islam yang akan berlangsung di Tehran bulan Oktober mendatang.

Dari data Wikipedia, Nama Persia untuk Teluk sudah digunakan dalam seluruh bahasa-bahasa tua termasuk bahasa Yunani dan Latin, untuk menandai kebangsaan utama dan pertama di daerah itu, yaitu Kekaisaran Persia (sekarang Iran ).

Pada 1960-an negara-negara Arab yang baru muncul kemudian mengklaim Teluk Persia sebagai "Teluk Arabia". Iran menolak klaim tersebut dan merujuk pada pengakuan internasional dari PBB terhadap penggunaan nama Teluk Persia, antara lain dokumen UNAD, 311/Qen pada 5 Maret 1971 dan yang kedua UNLA 45.8.2 (C) pada 10 Agustus 1984. Selama ini, kebanyakan negara dan organisasi internasional menggunakan nama Teluk Persia ketimbang Teluk Arabia. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang