Tentara AS Ke Haiti: Bantuan Atau Invasi?

Kamis, 21/01/2010 21:27 WIB | Arsip | Cetak


Pasukan Angkatan Darat Amerika Serikat pertama telah menuju ke Haiti Kamis pekan lalu, atas perintah menlu Hillary Rodham Clinton. Ia menyebut pemberangkatannya itu sebagai upaya besar pemberian bantuan kepada korban gempa.

Kelompok pertama—sedikitnya 100 orang—dari Divisi Airborne ke-82 segera mendirikan tenda dan kebutuhan lainnya, sementara beberapa jam setelah mereka sekitar 800 personil lainnya sedang menyusul mereka. Kemudian berturut-turut, mereka datang di atas sejumlah 2.200 marinir, untuk membantu kebutuhan keamanan, pencarian dan penyelamatan, serta pengiriman bantuan kemanusiaan.

Lebih dari setengah lusin kapal-kapal militer AS juga berlayar, dengan yang terbesar, kapal induk USS Carl Vinson, tiba Kamis pekan lalu juga.

Pada hari Minggu (17/1), pasukan Amerika sudah berjumlah 10.000 orang. Jumlah yang tentunya sangat banyak dan membuat orang mengerutkan dahi serta mempertanyakan hal itu. Hugo Chavez—presiden Venezuela—menyebut bahwa tentara Amerika sedang mendudukki Haiti atas nama kemanusiaan.

Jumlah pemberangkatan itu tentu saja melebihi negara manapun dalam pengerahan pasukan penyelamatan. Rakyat Amerika sendiri banyak bertanya: begitu banyak seperti itu, untuk apa? Lantas bagaimana dengan peran-peran dan pasukan penyelamatan dari negara-negara lainnya?

Lebih dari itu, sejarah kelam AS di Haiti memberikan tanda tanya yang lain. Walau tidak sama dengan kasus Afghanistan dan Iraq yang dicap sarang teroris, namun rakyat Haiti, sebagai penduduk negara ketiga sudah kadung dicap mendapatkan perlakuan yang tak akan pernah mereka lupakan seumur hidup mereka, dari AS.

Mungkin dalam bentuknya yang lain, pasukan AS di Haiti akan sama dengan mereka yang bertugas di Afghanistan, Iraq, Yaman, atau Somalia. Rakyat Haiti, yang tengah berkabung, layak untuk curiga dan berjaga-jaga. (sa/reuters/worldnews)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang