Tentara-Tentara Inggris Menderita Tuli di Afghanistan

Senin, 21/12/2009 06:56 WIB | Arsip | Cetak

Penderitaan tentara asing di Afghanistan ternyata banyak sekali akibat peperangan yang dilancarkan oleh mereka sendiri. Lebih dari dua-pertiga pasukan Inggris yang kembali dari Afghanistan menderita kerusakan pendengaran permanen yang parah.

Dokumen pertahanan internal mengungkapkan bahwa 1.250 pasukan komando Royal Marine yang bertugas di Afghanistan, 69%nyamengalami kerusakan pendengaran akibat kebisingan yang intens dari pertempuran. Jumlah ini jauh lebih besar daripada yang dilaporkan sebelumnya.

Satu laporan mengungkapkan bahwa gangguan pendengaran ini terjadi secara endemik di antara veteran Afghanistan.

Intensitas perang di Helmand, perangkat perang, dan suara pesawat yang terbang rendah diduga menjadi penyebabnya, menurut studi Departemen Pertahanan. Laporan, tanggal 7 Desember dan ditulis oleh konsultan ahli bedah militer Chris Pearson itu, memperingatkan masalah terbukti menjadi menjadi "puncak gunung es."

Profesor Mark Haggard, wakil presiden kehormatan Deafness Research UK, yang bekerja sama dengan Kementrian Pertahanan yang ditugaskan untuk menyelesaikan masalah ini, berkata: "Masalah telah menjadi sistemik, endemik. Tembakan dan ledakan berarti memberikan masalah pendengaran yang signifikan. " (sa/qmh)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang