Terkait Kapal Bantuan Libya, Israel Lakukan Negoisasi dengan Putra Gaddafi

Israel mengadakan pembicaraan langsung dengan yayasan Gaddafi - yang berada di balik kapal bantuan Libya yang dalam perjalanan menuju Gaza, lapor surat kabar yang berbasis di London Al-Sharq al-Awsat pada hari Rabu ini (14/7).
Menurut laporan tersebut, Israel sedang melakukan kontak dengan organisasi kemanusiaan milik presiden Libya ini - yang dipimpin oleh Saiful Islam Gaddafi, putra pemimpin Libya Muammar Gaddafi - melalui sumber-sumber Arab dan pihak barat, dalam upaya untuk membawa insiden kapal ini ke akhir yang damai.
Ia juga melaporkan bahwa Israel telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan ke Jalur Gaza tanpa harus mengambil alih kapal. Seorang pejabat Libya mengatakan perundingan sedang dilakukan melalui elemen pihak ketiga.
Sementara itu, AFP melaporkan kapten kapal Amalteha atau Hope mengatakan mesin utama sedang mengalami kerusakan dan awak kapal saat ini sedang bekerja untuk memperbaikinya.
Angkatan Laut Israel mengatakan pada Selasa kemarin bahwa mereka telah melakukan kontak dengan kapten kapal, yang mengumumkan bahwa kapal akan dialihkan ke pelabuhan El-Arish di Mesir. Tapi anggota yayasan kemanusiaan Gaddafi yang berada di atas kapal menolak permintaan tersebut dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan mengubah arah kapal mereka dan akan tetap melanjutkan perjalanan ke Gaza.
Sawani Yussuf, salah satu anggota yayasan Gaddafi juga mencatat adanya masalah dengan perangkat komunikasi kapal yang kemungkinan akibat ulah dari Israel.
Pada bagian lain, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Philip Crowley membahas masalah kapal Libya tersebut pada hari Selasa kemarin dan mendesak semua pihak yang terlibat untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menghindari konfrontasi.
"Kami mendesak pemerintah Libya untuk menghindari konfrontasi yang tidak perlu. Kami menghimbau semua pihak untuk bertindak secara bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan penduduk Gaza," katanya.
Dia mengulangi sikap Amerika terhadap masalah pengiriman bantuan ke Gaza, dengan mengatakan, "Kami, bersama dengan mitra kami di dalam Kuartet, mendesak semua mereka yang ingin memberikan barang untuk melakukannya melalui jalur yang ditetapkan sehingga kargo dapat diperiksa oleh pemerintah Israel, dan ditransfer melalui jalan darat lewat penyeberangan ke Gaza."
Sebelumnya, Mesir mengukuhkan adanya laporan bahwa kapten kapal mengumumkan bahwa dia akan melanjutkan kapal ke pelabuhan El-Arish, dan mengatakan meminta izin kapal Amalthea untuk berlabuh di pelabuhan Sinai. Pasukan Pertahanan angkatan laut Israel tetap terus membayangi perjalanan kapal bantuan Libya ini. (fqynet)
Lainnya (Arsip)
- IHCR Kecam Disahkannya UU Pelarangan Cadar di Prancis
Rabu, 14/07/2010 14:07 WIB - Akankah Obama Terpilih Kembali Di Tahun 2014?
Rabu, 14/07/2010 14:01 WIB - Libanon Hukum Mati Warganya yang Jadi Mata-Mata Israel
Rabu, 14/07/2010 13:50 WIB - Gonjang-Ganjing Ramadhan Di Sekolah-Sekolah Inggris
Rabu, 14/07/2010 12:39 WIB - Ilmuwan Iran Buka Suara, Setelah 14 Bulan Disekap Agen Intelijen AS
Rabu, 14/07/2010 12:28 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




