Ternyata Hakimullah Mehsud Masih Hidup
Pejabat Intelijen di Islamabad Pakistan mengatakan mereka meyakini Hakimullah Mehsud pemimpin kelompok perlawanan Pakistan masih hidup, meski laporan sebelumnya menyatakan bahwa ia telah terbunuh pada bulan Januari lalu.
Pejabat senior intelijen Pakistan mengatakan mereka sekarang percaya bahwa Mehsud hanya terluka dalam serangan pesawat drone AS di barat laut negara itu.
"Awalnya, intelijen kami di lapangan menunjukkan bahwa ia telah tewas akibat luka-luka yang di deritanya namun kami telah melakukan pemeriksaan dan intelijen kami sekarang menyimpulkan bahwa Hakimullah hanya terluka, tidak mati. Ini semua berdasarkan laporan dari intelijen," kata pejabat resmi Pakistan dikutip oleh Reuters.
Pejabat intelijen lain yang dikutip oleh Reuters dikonfirmasi mengenai laporan itu mengatakan, "Ya, dia masih hidup."
Desas-desus tentang kematian Hakimullah Mehdud mulai beredar saat, pada awal bulan Februari, dimana seorang anggota Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), berbicara dengan syarat anonim, menyatakan bahwa pemimpin kelompok itu telah meninggal karena terluka parah.
Anggota TTP mengatakan pemimpin mereka terluka dalam serangan pesawat drone AS di distrik Shaktoi, dekat Multan, pada tanggal 14 Januari 2010 silam.
TTP pemimpin Hakimullah Mehsud dikatakan oleh peemrintah Pakistan berada di balik beberapa pemboman mematikan dan serangan bersenjata di wilayah kesukuan Pakistan.
Namun, untuk Baitullah Mehsud, mantan pimpinan TTP, telah dikonfirmasikan benar-benar tewas dalam serangan pesawat drone ASpada bulan Agustus 2009. (fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Prancis Akhirnya Akui Bantai Warga Sipil Afghan
Jumat, 30/04/2010 08:36 WIB - Anggota Parlemen Belgia Sepakat Larang Burqa
Jumat, 30/04/2010 08:15 WIB - Militer Irak Temukan Gudang Senjata AS di Mosul
Kamis, 29/04/2010 16:56 WIB - Obama Diminta Hentikan "Program Pembunuhan" Tersangka Teroris
Kamis, 29/04/2010 15:42 WIB - Penelitian Terbaru: Umat Islam London Hadapi Ancaman dari 3 Kelompok
Kamis, 29/04/2010 15:01 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




