Tidak Terima Serial TV Turki di Putar, Israel akan Tutup Kanal TV MBC

Senin, 22/03/2010 07:54 WIB | Arsip | Cetak

Israel pada hari Ahad kemarin (21/3) mengajukan tuntutan melalui komentar yang diposting di situs surat kabar Israel - agar program kanal televisi MBC1 di 'matikan' di negara mereka, menyusul pengumuman televisi itu akan mengudarakan serial TV Turki yang menyebabkan panasnya hubungan diplomatik antara Israel dan Turki.

Hubungan antara Turki dan Israel jatuh ke dalam krisis diplomatik yang serius pada bulan Oktober 2009 lalu, setelah saluran televisi Turki TRT1 yang disponsori negara menayangkan serial TV Ayrilik. Sebuah serial televisi berupa fiksi yang menggambarkan karakter orang Israel membantai anak-anak Palestina dan melecehkan orang Arab tua.

Beberapa adegan dalam serial televisi tersebut menggambarkan tentara IDF Israel menggunakan serta menembakkan senjata api terhadap warga Palestina yang hanya bersenjatakan batu. Dan ada juga adegan seorang prajurit Israel terlihat menendang tubuh seorang anak laki-laki Palestina yang telah mati sementara ibu si anak berjalan ke arah tubuh anaknya sambil menangis. Dalam adegan lain, digambarkan prajurit Israel menembak seorang gadis Palestina yang terlihat tersenyum tepat sebelum peluru menembus tubuhnya.

Buntut dari serial televisi itu, Menteri Luar Negeri Israel Daniel Ayalon memanggil duta besar Turki dan ia sengaja mempermalukan dubes Turki dengan memberikan tempat duduk di kursi yang lebih rendah, sebuah insiden yang menyebabkan Turki menuntut permintaan maaf resmi dari Israel.

Surat kabar Yediot Aharonot Sabtu lalu menurunkan sebuah artikel yang melaporkan bahwa kanal TV MBC akan segera memulai siaran serial TV yang kontroversial tersebut, membuat banyak para pembaca surat kabar Yediot Aharonot menyerukan agar program kanal televisi MBC di 'matikan' di Israel.

Yediot Aharonot melaporkan bahwa Israel telah mengecam penyiaran serial TV Turki tersebut dan mengatakan serial TV itu berisi menghasut "kebencian terhadap Israel" dan tidak layak disiarkan di Israel.

Direktur Pemasaran pada Grup MBC Mazen Hayek mengatakan bahwa jaringan televisi Arab MBC tidak akan menyerah pada tekanan apapun dan membatalkan atau menghentikan siaran dari serial TV itu, ia mengatakan kelompok MBC berkomitmen terhadap cakupan program penting bagi masyarakat umum di kawasan timur tengah dan di seluruh dunia, seperti dilaporkan kantor berita Palestina Maan Agencies.

Serial TV Ayrilik (Perpisahan) disiarkan setiap hari Sabtu hingga Rabu pukul 1 malam, di kanal Televisi MBC1.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang