Tim Investigasi Temukan Empat Tersangka Baru Pembunuhan Mabhuh

Rabu, 24/02/2010 11:31 WIB | Arsip | Cetak

Tim investigasi kasus di Dubai, Uni Emirat Arab mengungkap adanya empat tersangka baru dalam kasus pembunuhan komandan senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhouh. Keempat tersangka itu juga menggunakan paspor palsu, negara Inggris dan Irlandia.

Sumber yang dekat dengan tim investigasi di Dubai mengungkapkan, dua tersangka baru diketahui menggunakan paspor negara Irlandia dan dua tersangka lainnya menggunakan paspor Inggris. Dengan demikian, jumlah tersangka pelaku pembunuhan menjadi 15 orang.

Identitas 11 tersangka sudah dirilis lebih dulu oleh otoritas Dubai pekan kemarin. Mereka menggunakan paspor palsu negara Inggris, Irlandia, Prancis dan Jerman. Disebutkan pula bahwa dua warga Palestina yang dicurigai memberikan bantuan logistik pada tim pembunuh itu, kini sudah ditahan aparat berwenang di Dubai.

"Penyedilikan masih terus dilakukan, otoritas Dubai sudah meneruskan informasi tentang tersangka baru ini ke pemerintah Inggris," kata sumber di Dubai yang tidak mau disebut namanya dengan alasan keamanan.

Mahmoud Al-Mabhouh adalah komandan senior Hamas kelahiran Jalur Gaza yang sejak tahun 1989 menetap di Suriah. Ia ditemukan meninggal dunia di hotel tempatnya menginap di Dubai pada 19 Januari 2010, hanya satu hari setelah ia tiba di Dubai.

Otoritas Dubai menyatakan 99 persen yakin bahwa intelejen Israel, Mossad berada dibalik pembunuhan Al-Mabhouh, meski Israel selalu membantah tudingan itu. Yang jelas, terungkapnya para tersangka pelaku pembunuhan membuat sejumlah negara Uni Eropa berang, karena para tersangka menggunakan paspor negara mereka yang diduga dipalsukan.

Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council-GCC, Abdul Rahman Al-Attiya dalam pernyataannya mendesak negara-negara Uni Eropa untuk bekerjasama dengan tim penyelidik di Dubai untuk mengungkap kasus pembunuhan ini, membawa para pelakunya ke pengadilan dan mencegah agar aksi teroris ini tidak terulang lagi.

Sementara itu, warga Palestian di Suriah banyak yang berziarah ke makam Al-Mabhouh di kamp pengungsi Yarmuk, dekat kota Damaskus. (ln/arabnews/pic-Reuters)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang