Tim Bola Muslim Paris Tolak Bertanding dengan Tim Bola "Gay"

Rabu, 07/10/2009 14:40 WIB | Arsip | Cetak

"Tim kami terdiri dari Muslim yang menjalankan aturan Islam, dan prinsip yang kami yakini melarang kami untuk bertanding melawan Anda," adalah isi pesan e-mail dari klub sepak bola muslim di kota Paris akhir pekan lalu yang menolak untuk bermain melawan tim sepak bola yang memiliki pemain gay.

Surat tersebut mengejutkan tim sepak bola Gay Paris (PFG) dan mereka telah mengajukan pengaduan terkait masalah itu kepada Federasi sepak bola Perancis atas penolakan dari klub sepak bola Muslim yang berada di pinggiran daerah Creteil.

Liga sepak bola Perancis telah menandatangani piagam yang menentang tindakan homofobia dan dapat menjatuhkan sanksi pada klub sepak bola Muslim. Tergantung pada sifat dari kejadian, tindakan menekan sebagai bagian dari sikap homofobia di Perancis adalah sebuah pelanggaran kriminal dan dapat dihukum dengan cara yang sama seperti tindakan melakukan rasisme dan kebencian yang berujuang kepada tindakan kejahatan.

Stasiun radio France Bleu yang mempertahankan salah satu pemain Muslim tidak setuju dengan sikap tim sepak bola Muslim dari Créteil tersebut dan berkata:

"Sebagai seorang praktisi muslim, saya tidak setuju dengan ide-ide mereka."

Dalam sebuah e-mail yang kemudian meminta maaf atas kejadian penolakan untuk bertanding dengan tim sepak bola yang pemainnya ada Gay, tim Muslim menjelaskan bahwa bagi pemain Muslim 'keyakinan agama jauh lebih penting daripada sekedar pertandingan sepak bola yang sederhana seperti itu.

Tim PFG menyesalkan hal tersebut dapat terjadi di situs web mereka dan mereka juga mengungkapan bahwa hal ini merupapakan diskriminasi dalam sebuah turnamen.

"Klub kami tidak eksklusif. Klub sepak bola kami  ini terbuka untuk semua, heteroseksual maupun homoseksual, yang bersama-sama berjuang melawan prasangka dan diskriminasi. Dalam tim kami terdapat orang kulit hitam, putih, dan Arab dari semua agama bermain bersama."(fq/jpdk)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang