Tim Sepakbola Puteri Iran Akhirnya Boleh Ikut Olimpiade Pemuda

Selasa, 04/05/2010 12:37 WIB | Arsip | Cetak

Tim sepak bola puteri Iran dapat ikut bersaing di Olimpiade Pemuda dengan menggunakan topi yang akan menutupi kepala mereka, FIFA mengatakan hal tersebut pada Senin kemarin (3/5). Setelah sebelum

Kompromi itu muncul setelah awalnya FIFA melarang tim sepakbola puteri Iran untuk ikut olimpiade karena mereka mengenakan jilbab. FIFA melarang penggunaan jilbab bagi para pemain sepakbola perempuan pada tahun 2007 untuk alasan keamanan dan untuk mencegah adanya unsur politik atau agama di lapangan hijau.

"Keputusan ini diambil setelah kedua organisasi yaitu Federasi Sepakbola Iran serta Komite Olimpiade Nasional Iran menegaskan secara tertulis bahwa mereka akan menerima solusi dimana para pemain tim sepakbola Iran tidak akan memakai jilbab resmi mereka selama pertandingan kompetisi," kata FIFA dalam sebuah pernyataan .

"Sebaliknya, sebagai solusi para pemain bisa memakai semacam topi yang dapat menutupi kepala mereka, namun tidak boleh diperpanjang hingga bawah telinga dan menutupi leher."

Federasi Sepakbola Iran sendiri tidak bersedia untuk dimintai komentar atas hal ini.

Pemerintah Teheran menurut laporan Times menyatakan bahwa pemerintah Iran telah setuju untuk membolehkan para pemain puteri Iran untuk memakai topi dan tim akan bermain di Olimpiade Pemuda.

"Kami telah mengirim FIFA contoh pakaian olahraga kami yang baru dan untungnya mereka menerima itu," kata Abbas Torabian, direktur Komite Hubungan Internasional Federasi Sepakbola Iran mengatakan. "Mereka mengumumkan bahwa mereka tidak keberatan jika pemain menutupi rambut mereka dengan topi."

Iran akan bersaing dalam turnamen enam negara untuk putri di pertandingan yang akan diadakan pada 12-25 Agustus mendatang di Singapura. Sekitar 3.600 atlet berusia 14-18 akan bersaing di 26 cabang olahraga di olimpiade pemuda perdana musim panas nanti.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang