TKW Indonesia Dipaksa Makan Daging Babi di Taiwan

Organisasi Hak Azazi Manusia Taiwan mengungkapkan bahwa tiga orang wanita pekerja asal Indonesia (TKW) dipaksa untuk makan daging babi dengan hukuman akan dipotong gaji mereka jika menolak memakan daging haram tersebut.
Organisasi HAM itu mencatat bahwa Jaksa penuntut Umum investigasi telah melaporkan bahwa Chang dan Lin, pemilik sebuah pabrik di pinggiran kota Taipei, telah memaksa ketiga wanita pekerja muslim asal Indonesia tersebut untuk makan daging babi dan hal itu berlangsung selama tujuh bulan.
Chang, dituntut dengan dakwaan bahwa dirinya telah melakukan ancaman terhadap ketiga wanita itu dengan ancaman akan memotong gaji mereka jika tidak makan daging babi, karena menurut Chang makan daging babi akan memberikan energi bagi mereka untuk melakukan aktivitas, walaupun agama Islam melarang memakan daging babi, seperti dilaporkan situs aljazeera.
Susan Chan, yang bertanggung jawab terhadap Asosiasi Dunia pekerja Taiwan mengatakan bahwa ketiga TKW itu masih merasa sangat takut dan menolak untuk berbicara tentang masalah ini karena ketakutan akan dipecat dari pekerjaan mereka di Taiwan.
Pemilik pabrik Chang dan Linn juga dituduh memberikan gaji kepada pekerjanya hanya sebesar 42 dolar AS, yang jumlah tersebut kurang dari upah minimum yang diatur oleh hukum yang berlaku di Taiwan.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Ilmuwan Israel: Israel Harus Terus Terang Soal Senjata Nuklirnya
Selasa, 11/05/2010 08:55 WIB - Sejumlah Negara Anggota OECD Tolak Keanggotaan Israel
Selasa, 11/05/2010 07:33 WIB - Dikirimi Surat oleh Hamas, Obama Bungkam
Selasa, 11/05/2010 07:32 WIB - Jumlah Kelahiran Yahudi Ternyata Sama Dengan Jumlah Kelahiran Orang Arab
Selasa, 11/05/2010 07:11 WIB - Izzet Sahin, Ditangkap Israel Karena Membantu Rakyat Gaza
Selasa, 11/05/2010 06:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




