Tokoh Hamas Abu Tir Diusir Dari Jerusalem
Tokoh dan anggota parlemen Hamas Mohammad Abu Tir diperintahkan oleh pemerintah Israel untuk meninggalkan Jerusalem Timur, pekan depan. Selasa, Pengadilan Israel memerintahkan pejabat Hamas Mohammad Abu Tir meninggalkan wilayah itu.
Abu Tir ditahan selama dua pekan, karena menolak perintah meninggalkan wilayah Jerusalem Timur, yang sekarang ini dikuasai oleh Israel. Abu Tir yang merupakan penduduk asli Jerusalem Timur, dan dibebarkan dari penjara setelah mendekam selama empat tahun sejak tahun 2006, bersama tokoh-tokoh senior Hamas, akibat penculikan terhadap Kopral Gilad Shalit.
Awal Juni, polisi Jerusalem mengkonfirmasi identitasnya, dan bersama dengan tiga anggota parlemen Hamas lainnya, yaitu Mohammad Totach, Khaled Abu Arafa, dan Ahmed Atoun, dan memberikan batas waktu sampai bulan Juli ini, segera meninggalkan Jerusalem Timur.
Pemerintah Israel memperingatkan keempat tokoh Hamas itu, akan kehilangan haknya di Jerusalem Timur. Tetapi, keempat tokoh Hamas itu menolak perintah dari otoritas Israel, yang memang ingin mengusir mereka dari Jerusalem Timur. Inilah sebuah tindakan yang sewenang-wenang dari penjajah Israel terhadap tokoh-tokoh Hamas. (m/hrtz)
Lainnya (Arsip)
- FBI Beri 'Warning' Kepada Kartunis yang Serukan Menggambar Nabi Muhammad
Rabu, 14/07/2010 16:00 WIB - Dianggap Membahayakan, Parlemen Israel Cabut Hak Istimewa Hanin Zuabi
Rabu, 14/07/2010 15:13 WIB - As-Shabab Mempengaruhi Konstalasi Politik Afrika?
Rabu, 14/07/2010 14:27 WIB - Terkait Kapal Bantuan Libya, Israel Lakukan Negoisasi dengan Putra Gaddafi
Rabu, 14/07/2010 14:21 WIB - IHCR Kecam Disahkannya UU Pelarangan Cadar di Prancis
Rabu, 14/07/2010 14:07 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




