Tolak Dilatih Oleh Trainer Israel, Karyawan Perusahaan Dipecat

Jumat, 18/12/2009 14:07 WIB | Arsip | Cetak

Sebuah perusahaan Maroko terpaksa harus memecat seorang karyawannya yang berprofesi sebagai insinyur di perusahaan itu, karena sang karyawan menolak untuk mendapat pelatihan dari seorang ahli teknik Yahudi Israel.

Harian di Maroko pada Kamis malam lalu mengutip laporan dari asosiasi teknisi nasional menyatakan bahwa insinyur teknik yang telah bekerja di perusahaan selama sepuluh tahun itu, dipecat dari pekerjaannya karena menolak untuk tunduk terhadap perintah perusahaan yang memanggil trainer seorang Yahudi Israel.

Kasus ini bermula ketika perusahaan mengumumkan niat mereka untuk mengadakan pelatihan terhadap para karyawan tekniknya dan lima insinyur telah ditetapkan untuk mendapat pelatihan, namun setelah mereka mendengar bahwa para insinyur itu telah mengumpulkan tanda tangan petisi berisi protes terhadap manajemen yang akan menghadirkan trainer seorang Yahudi Israel - pihak manajemen perusahaan kemudian memecat salah satu dari karyawan tersebut.

Ditempat terpisah, seorang wartawan Israel ditangkap oleh aparat keamanan Mesir karena telah membawa masuk obat-obat terlarang (narkoba) ke Mesir.

Wartawan Israel yang bekerja sebagai seorang jurnalis pada sebuah surat kabar terkenal di Tel Aviv yang bernama Sharon Dobian (31 tahun), tertangkap tangan membawa narkoba sewaktu dirinya sedang diperiksa di pos perlintasan Taba Mesir.

Atas tindakannya tersebut Sharon akan menerima hukuman tiga tahun penjara.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang