Tolak Jabat Tangan Dengan Perempuan, Pria Maroko Ditolak Jadi Warga Prancis

Sabtu, 10/07/2010 07:32 WIB | Arsip | Cetak

Seorang laki-laki Maroko yang menolak untuk berjabat tangan dengan seorang pejabat perempuan Prancis dan istrinya yang memakai cadar telah ditolak kewarganegaraan Prancisnya, kata kementerian imigrasi Prancis Jumat kemarin (9/8).

Pria, yang telah tinggal di Perancis sejak tahun 1999 dan menikah dengan seorang wanita Prancis pada tahun 2004, gagal untuk "berasimilasi ke dalam masyarakat Perancis" dan dirinya juga dianggap menunjukkan sikap diskriminatif terhadap perempuan," kata kementerian imigrasi.

"Dia menolak untuk menjabat tangan seorang pejabat perempuan yang dia temui di prefektur negara karena itu menurutnya bertentangan dengan ajaran agama nya," kata pernyataan kementrian.

Istri pria Maroko itu juga mengenakan cadar dan hanya mau mengungkap dirinya di sebuah ruangan di mana tidak ada laki-laki yang bukan mahram hadir, pernyataan itu menambahkan.

Keputusan itu diumumkan beberapa hari sebelum Majelis Nasional untuk memilih undang-undang melarang cadar sebagai bagian dari apa yang pemerintah Prancis gambarkan sebagai upaya untuk menegaskan nilai-nilai Prancis. (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang