Tugu Peringatan Untuk "Syahidah Jilbab" Didirikan di Jerman

Sebuah tugu peringatan untuk memperingati Syahidnya warga Mesir Marwah el-Sherbini yang ditikam sampai mati diruang sidang tahun lalu, yang dijuluki sebagai "Syahidah Jilbab," diluncurkan di Jerman.
Acara peluncuran tugu peringatan tersebut berlangsung di kota Dresden Jerman timur, di mana ia terbunuh, termasuk upacara pembukaan dan pawai peringatan, di mana anggota masyarakat Muslim lokal ikut ambil bagian.
"Tugu peringatan bukan hanya sekedar untuk memperingati wafatnya Marwa El-Sherbini (31 tahun), ... tapi juga sebagai tugu peringatan terhadap rasisme," AFP mengutip pernyataan Juergen Martens, menteri keadilan negara bagian Sachsen, Jerman.
Pada tanggal 1 Juli 2009 tahun lalu, el-Sherbini sedang menghadiri sidang terhadap tetangganya, Alex Wiens, yang ditemukan November lalu bersalah karena menghina wanita tersebut dengan menyebutnya "teroris."
Dia ditetapkan untuk bersaksi melawan Alex Wiens namun akhirnya ia ditikam 18 kali dalam ruang pengadilan di depan anaknya yang masih berusia 3 tahun.
Suami El-Sherbini mencoba datang membantu, tapi juga ditikam oleh Wiens dan ditembak di kakinya oleh seorang penjaga keamanan yang awalnya mengira dia akan menyerang.
El-Sherbini, nearly four months pregnant with a second child, bled to death in the court.
El-Sherbini, sewaktu terbunuh sedang hamil empat bulan hamil anak keduanya, pendarahan yang banyak menyebarkan dirinya akhirnya wafat di pengadilan.(fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Strategi Baru Filipina 'Jinakkan' Muslim Moro, Beri Kompensasi Perang
Jumat, 02/07/2010 13:25 WIB - Stasiun Radio Somalia Abaikan Larangan Asy Syabaab Untuk Tidak Memutar Lagu
Jumat, 02/07/2010 13:15 WIB - Giliran Pasukan AS di Kunduz Diserang Taliban Jumat Ini
Jumat, 02/07/2010 13:03 WIB - Mufti Mesir Akan Sampaikan Pidato Toleransi Dihadapan 12.000 Warga AS
Jumat, 02/07/2010 10:22 WIB - Jenderal Prancis Kritik Strategi AS di Afghanistan
Jumat, 02/07/2010 10:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




