Turki Akan Dirikan Universitas di Afganistan

Dalam wakru dekat, Turki akan segera membangun sebuah universitas di Afganistan. Rencana tersebut sebagai sambutan dari pihak Turki atas permintaan langsung Presiden Afganistan yang baru terpilih, Hamid Karazai.
Kantor berita Turki Anadolu (2/11) melansir, beberapa pejabat tinggi pada Departemen Pendidikan Tinggi di Ankara, Turki, tengah mematangkan rencana tersebut. Universitas yang akan dibangun Turki di Afganistan itu akan dipromotori dan dibina langsung oleh Universitas Gazi, salah satu universitas ternama di ibu kota Ankara.
Rencananya, universitas dirian Turki di Afganistan itu akan dinamai 'Mevlana Celelettin Rumi Universitesi' (Universitas Maulana Jalauddin Rumi), seorang tokoh sufi legendaris asal Balkh (Afganistan) yang kemudian hijrah, menetap, dan wafat di Konya, Turki.
Dalam wawancaranya dengan Anadolu, Rektor Universitas Gazi Professor Reza Ayhan menjelaskan jika pemikiran untuk mendirikan universitas Turki di negara Afganistan telah bermula sejak tahun 2008 silam, yaitu dengan dibukanya Institut Pendidikan dan Pengajaran Turki di kota Balkh, Afganistan.
Terkait Universitas Maulana Rumi yang nanti akan didirikan, Ayhan menyatakan jika secara administrasi dan perundang-undangan, universitas tersebut akan berada di bawah naungan Afganistan, namun secara akademis, finansial, dan kurikulum akan berada di bawah naungan Turki.
Beberapa bulan sebelumnya, Turki telah sukses mendirikan dan membuka universitas lainnya di Kazakhstan, yaitu Universitas Ahmet Yasvi, juga Universitas Manas di Kyrgiztan dan Salahuddin International School di Mesir.
Beberapa perguruan yang dikelola oleh Turki, baik pemerintahan atau pun yayasan sosial, banyak tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Di tanah air, saat ini sudah terdapat setidaknya 6 lembaga pendidikan yang didirikan oleh PASIAD dibawah naungan Isik Cemaati (Cemaatin Nur), sebuah organisasi sosial Turki. (AGS-Kairo/alm)
Lainnya (Arsip)
- Kongres AS Menyelamatkan Israel, Tolak Laporan Goldstone
Rabu, 04/11/2009 14:19 WIB - Muslim Kenya Ancam Boikot Gereja Katolik
Rabu, 04/11/2009 14:19 WIB - Sekolah Khusus di India Ajari Muridnya Ilmu Mengemis
Rabu, 04/11/2009 07:51 WIB - Perang Poster di Swiss Tolak Pembangunan Menara Azan
Rabu, 04/11/2009 07:45 WIB - Taliban: Karzai Itu Presiden Boneka!
Rabu, 04/11/2009 06:37 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




