Turki Batalkan Kesepakatan Militer Dengan Israel Sebesar 180 Juta Dolar

Selasa, 15/06/2010 16:17 WIB | Arsip | Cetak

Laporan surat kabar Turki menyatakan militer Turki telah membatalkan kesepakatan senilai 180 juta dolar dengan entitas Israel, karena dampak dari pembantaian berdarah Zionis Israel terhadap kapal Mavi Marmara armada kebebasan, yang menyebabkan jatuhnya 9 aktivis kemanusiaan Turki.

Pembatalan kesepakatan ini adalah pembelian pesawat pengintai dengung (drone), untuk Angkatan Udara Turki yang dibuat oleh perusahaan militer Israel "Iilbit."

Kesepakatan antara kedua belah pihak tersebut telah mencapai tahap akhir, dengan Turki akan menerima 6 pesawat drone dan Turki juga akan diberikan empat pesawat tambahan jenis ini dalam waktu secepatnya.

Ankara sendiri akan membayar sebagian besar jumlah utang di bawah kesepakatan itu, menurut laporan kantor berita Palestina "Wafa".

Sebagai catatan, para pekerja industri pesawat Israel "Iilbit" telah kembali ke Israel dari Turki setelah maraknya demonstrasi menentang Israel, yang menyapu semua kota di Turki.

Presiden industri Pesawat Israel, Yair Shamir, mengungkapkan bahwa perusahaannya akan terus memasok pesawat tak berawak untuk Turki yang diberi nama "Harun", dan menunjukkan bahwa kesepakatan telah ditandatangani beberapa tahun yang lalu, seperti dikutip Radio Israel.

Komentar Shamir ini datang sebagai tanggapan terhadap berita yang ditulis oleh surat kabar Today Zaman berbahasa Turki, yang mengatakan Angkatan Udara Turki telah mulai menggunakan pesawat drone tak berawak yang dibuat Turki sendiri untuk mengumpulkan informasi intelijen tentang separatis Kurdi di Turki tenggara, bukan pesawat buatan Israel.

Perkembangan ini adalah bagian dari penghapusan kesepakatan militer antara Turki-Israel yang datang hanya beberapa hari setelah penangguhan pembicaraan Turki untuk memperpanjang pipa gas alam ke Israel, dalam proyek "Blue Nil" Rusia.(fq/islamtoday)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang