Turki Berhasil Ciptakan Pesawat Pengintai Tanpa Perlu Bantuan Israel

Turki telah berhasil bersaing dengan realitas teknologi regenerasi baru yang melanda dunia saat ini, dengan telah berhasil menghasilkan pesawat pengintai (drone) pertama yang bisa terbang selama 24 jam berturut-turut dan mampu menjelajahi pegunungan kasar di perbatasan selatan Timur Turki - yang mengalami serangan oleh pemberontak Kurdi yang beroperasi dari Irak utara - tanpa perlu bantuan dan menggunakan produk dari entitas Zionis.
Kepala tenaga ahli dari perusahaan Turki Barlas Aerospace mengatakan, pesawat Drone baru Turki tersebut yang bernama "Lanka" memang tidak secanggih dan sekuat mitranya, "Heron," yang merupakan produk asli Israel, namun Drone buatan Turki ini lebih unggul dalam soal anti dingin/es, yang mampu bekerja untuk jangka waktu penerbangan hingga mencapai 24 jam.
Sumber-sumber di Turki kepada Pusat Informasi Palestina Kamis kemarin (22/7), mengkonfirmasi bahwa pesawat akan tiba di provinsi timur Turki selatan pada bulan Agustus mendatang.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Dua Organisasi Muslim Kanada Siapkan Pelayaran ke Gaza
Jumat, 23/07/2010 12:57 WIB - Mahkamah Internasional Akhirnya Akui Kemerdekaan Kosovo
Jumat, 23/07/2010 12:56 WIB - Laporan Media: 5 Tersangka Mata-Mata Israel Melarikan Diri dari Libanon
Jumat, 23/07/2010 12:56 WIB - Dan Kumispun Jadi Bahan Perdebatan di Parlemen Turki
Jumat, 23/07/2010 12:56 WIB - Gerakan "Intifada" Muslim Kashmir Melawan Penindasan India
Jumat, 23/07/2010 10:41 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




