Turki Diboikot Israel

Kamis, 28/01/2010 15:09 WIB | Arsip | Cetak

Hubungan Turki-Israel panas lagi. Lebih dari 2.000 serikat pekerja di Israel mengumumkan bahwa mereka akan memboikot pariwisata Turki sebelum pemerintah Turki menyampaikan secara resmi pernyataan maafnya pada Israel. Ancaman boikot itu disampaikan pada acara pameran pariwisata yang berlangsung di Tel Aviv.

Anggota serikat pekerja Israel menganggap PM Turki Recep Tayyeb Erdogan telah menyerang Israel secara verbal, karena Erdogan kerap melontarkan kecaman dan kritikan tajam atas tindakan Israel terutama dalam masalah Palestina. Pekan kemarin, pemerintah Israel bahkan menyebut Erdogan anti-Semit dan telah merusak citra Israel lewat pernyataan-pernyataannya.

Ribuan serikat pekerja Israel itu dalam pernyataannya mengatakan bahwa mereka tidak akan membeli paket-paket liburan ke Turki kecuali pemerintah Turki menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Deklarasi boikot Turki di Israel sudah muncul sejak bulan Oktober 2009 dan hampir 98 persen serikat pekerja yang ada di Israel mendukung gerakan boikot itu. Perusahaan-perusahaan Israel yang melakukan boikot terhadap Turki antara lain, Bank Leumi, Israel Electric Company, Egged, El-Al (maskapai penerbangan Israel) serta kantor perdana menteri Israel dan lembaga lainnya.

Pekan kemarin, Turki mempublikasikan jumlah kunjungan wisata ke negerinya sepanjang tahun 2008. Dari data tersebut, jumlah orang Israel yang datang ke Turki memang mengalami penurunan hingga 44 persen dibandingkan tahun 2008. Meski di jajaran petinggi pemerintahanya terjadi "perang" sengit antar Turki dan Israel. Kedua negara ini masih saling bergantungan dalam hubungan bisnis. Turki banyak mengimpor kebutuhan militernya dari Israel. (ln/Ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang