Turki Mengizinkan Rakyatnya Pergi Haji Lewat Darat
Pemerintah Turki telah merencanakan untuk mengizinkan rakyatnya melaksanakan ibadah haji ke Makkah melalui darat, tahun depan. Menteri Negara Turki, Faruk Celik, menyatakan masalah keamanan di jalan untuk pergi haji lewat darat menjadi persoalan, tapi pemerintah Turki mempertimbangkan memberikan izin rakyatnya untuk pergi haji lewat darat, tahun depan.
Faruk Celik, menyatakan, masalah keamanan di jalan akan dipecahkan, saat pemerintah memberikan izin rakyat pergi haji melalui darat, tahun 2010. Celik rencana pergi haji lewat darat itu, menurutnya akan melalui rute Syria, Jordan, dan Saudi Arabia. Rencana ini akan menjadi pembahasan dewan menteri.
Sementara itu, pemerintah Turki sedang menjajagi kemungkinan pelaksanaan ibadah haji lewat darat, khususnya izin masuk (visa) bagi negara-negara yang akan dilewati rombongan haji dari Turki. Usaha agar negara-negara yang dilewati itu, seperti Syria, dan Jordan dapat memberikan bebas visa kepada rombongan haji Turki.
Langkah pemerintah Turki ini juga membuka peluang bagi para penyelenggara biro haji di negeri itu, yang akan bekerjasama dengan pemerintah Syria dan Jordan, termasuk membuat fasilitas seperti rekreasi di negara-negara yagn dilintasi rombongan itu. Celik telah memutuskan untuk memulai pelaksanaan haji lewat darat mulai tahun depan (2010) ini. Menteri Negera, Faruk Celik, selanjutnya telah membentuk direktorat di bidang agama (Depag), yang akan mengorganisir kegiatan haji, tahun depan, dan perjalanan yang panjang dari Turki ke Tanah Suci itu, dilaksanakan dengan menggunakan bus.
Setiap tahun pemerintah Turki telah mengorganisasikan 74 ribu rakyat Turki, yang melaksanakan ibadah haji di Makkah, dan menggunakan angkutan pesawat udara. Dan, sekarang ini telah membuat problem baru, khususnya waktu pemberangkatannya. Maka, rencana melaksanakan haji dengan jalan darat ini merupakan solusi untuk mengatasi masalah angkutan ini.
Sementara itu, pemerintah Turki, di bawah Menteri Negara,Faruk Celik, berusaha melakukan negosiasi dengan pemerintah Saudi Arabia, agar mendapatkan tambahan kuota haji. Tahun ini, rakyat Turki yang sudah mendaftar berjumlah 75,5 ribu yang akan berangkat haji. Turki menginginkan agar pemerintah memberikan tambahan kuota bagi Turki, sehingga rakyat yang dapat pergi haji jumlah antara 100-150 ribu muslim. (wb/m)
Lainnya (Arsip)
- Kelompok Oposisi Bersatu Menghadapi Pasukan AU
Kamis, 08/10/2009 09:47 WIB - Mahasiswi Mesir Tolak Pelarangan Cadar di Kampus
Kamis, 08/10/2009 09:08 WIB - Partai Sayap Kanan Swiss Sebarkan Poster Anti Islam
Kamis, 08/10/2009 08:26 WIB - Pentagon Pasok Bom-Bom Canggih Buat Israel
Rabu, 07/10/2009 18:44 WIB - Israel Susun Strategi Baru untuk Kuasai Dunia
Rabu, 07/10/2009 17:45 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




