Ulama Saudi Larang Anak Muda Shalat Mengenakan Celana Panjang

Selasa, 01/09/2009 07:25 WIB | Arsip | Cetak

Aneh-aneh saja pemerintah Arab Saudi. Tapi mungkin bagus untuk diterapkan di negara itu. Sejumlah besar imam masjid—utamanya di wilayah Timur Arab Saudi, setuju untuk mengeluarkan larangan anak muda yang melaksanakan salat lima waktu di masjid dengan mengenakan celana panjang.

Larangan ini dikeluarkan setelah mereka melihat fenomena anak muda Saudi yang memang banyak sekali mengenakan celana panjang yang dikenal dengan istilah “tihani”—terutama pada ketika melaksanakan shalat Tarawih. “Aneh dan memalukan!” begitu pernyataan para ulama tersebut.

Bukan hanya itu saja, ulama Saudi juga mulai memperhatikan kenyataan remaja Saudi yang mengecat rambutnya, dan menata rambut mereka dengan potongan a la remaja-remaja seperti F4-Boys Before Flower yang memang tengah digemari di seluruh dunia. Boys Before Flower adalah drama remaja Korea yang memang tengah hit di mana-mana.

Saking seriusnya, ulama Saudi juga berencana bekerja sama dengan para petugas keamanan untuk menangkap pelaku tersebut selama menjalankan salat lima waktu.

Ulama Saudi berkeyakinan tindakan dan perilaku para remaja yang seperti ini bertentangan dengan moral publik Arab Saudi. (sa/arabpress/arby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang