Ulama Saudi: Muhasabah Akhir Tahun Bid'ah!

Syaikh Abdul Karim Khadir seorang anggota dewan ulama senior Saudi menyatakan dalam fatwanya bahwa pesan yang tersebar di ponsel akhir-akhir ini di wilayah kerajaan Saudi, dalam apa yang dikenal sebagai seruan untuk berdoa dan melakukan "muhasabah" yang dihubungkan dengan akhir tahun adalah perbuatan "Bid'ah".

Surat kabar Al-Jazeera pada Senin kemarin (28/12) memberitakan fatwa Syaikh Khadir yang menjelaskan bahwa sms-sms yang banyak beredar pada ponsel warga Saudi akhir-akhir ini yang menyerukan adanya "muhasabah" pada malam tahun baru adalah perbuatan "Bid'ah" karena perbuatan tersebut tidak ada dasar hukumnya dari Al-Quran maupun Sunnah Nabi SAW.

Dia menambahkan:"Jika sms-sms yang datang bertepatan dengan penawaran gratis dari Saudi Telecom Company (STC) hanyalah kampanye yang menganjurkan untuk bermuhasabah, hal tersebut tidak menjadi masalah asalkan tidak dihubung-hubungkan dengan bermuhasabah pada akhir tahun atau pergantian tahun.

Anggota dewan ulama senior Saudi ini juga menekankan bahwa pesan sms yang menganjurkan untuk bermuhasabah jangan dikaitkan dengan peristiwa tertentu khususnya pergantian tahun.

Fatwa Syaikh Khadir ini juga didukung oleh sejumlah ulama Saudi. Syaikh Abdul Mushin Al-Ubaikan yang merupakan penasehat keluarga kerajaan Saudi dalam sebuah pernyataanya kepada IOL menyatakan bahwa:"Jika seruan untuk melakukan bermuhasabah maka hal ini sangat dianjurkan, karena memang ada perintah dari Allah.

Dan jika muhasabah tersebut tidak dimaksudkan untuk membuat suatu "ibadah baru" dan hanya merupakan seruan dan dorongan saja maka hal itu bukan sesuatu yang sesat, ia menekankan bahwa muhasabah dalam waktu tertentu atau mengkhususkan waktu tertentu seperti akhir tahun tidak ada dasarnya dalam agama Islam.

Sejalan dengan Syaikh Ubaikan, Dr.Ahmad Al-Batli profesor pada fakultas Ushuluddin di Universitas Imam Muhammad bin Saud Saudi mengatakan bahwa bermuhasabah atau meminta ampun atas segala kesalahan yang pernah dilakukan sesuatu yang sangat di anjurkan bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri tidak kurang dari 70 - 100 kali dirinya beristghfar atau meminta ampun kepada Allah, akan tetapi seruan untuk melaksanakan "ritual" muhasabah dalam waktu tertentu seperti akhir tahun adalah HARAM dan bertentangan dengan ajaran Al-Quran dan Sunnah, karena bisa terkena dengan tasyabbuh atau meniru-meniru perbuatan orang kafir yang sangat antusias menyambut akhir tahun atau pergantian tahun, bedanya umat Islam melakukannya dengan kegiatan muhasabah.

Dr.Ahmad Al-Batli menambahkan:"seruan yang mengajak masyarakat untuk melakukan berdoa, berdzikir dan bermuhasabah pada akhir tahun akan membuka pintu lahirnya ritual "baru" dalam beribadah, sembari mengutip hadits Nabi SAW: "Man Ahdatsa Fi Amrina Laisa Minhu Fahuwa Raddun" yang artinya "Barang siapa yang melakukan amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut ditolak!"

Namun Dr.Musthofa Makhdum, dekan dari institut Imam dan da'i pada Universitas Taibah Madinah melihat pesan-pesan SMS yang akhir-akhir ini banyak beredar dibawah tajuk untuk bermuhasabah, secara teknis tidak menjadi masalah karena mengajak orang untuk melakukan kebajikan.

Dia menambahkan dalam sebuah pernyataannya kepada IOL, seruan meminta ampun kepada Allah adalah sesuatu yang mutlak harus dilakukan, bahkan Nabi Muhammad SAW bertobat dan meminta ampun kepada ALlah lebih dari 100 kali sehari.

Dari premis tersebut ia menyatakan bahwa sms-sms yang banyak beredar bukan suatu yang menjadi masalah, karena teks-teksnya bersifat umum. Dan semua orang juga diperintahkan oleh Rasululluah untuk berdoa meminta ampunan dari Allah. (fq/iol)

Rabu, 30/12/2009 08:10 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Lowongan Bank Syariah

Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Dunia Islam
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login