Umat Islam di Balkan Peringati Enam Tahun Hancurnya Masjid AlBayrak

Jumat, 19/03/2010 13:49 WIB | Arsip | Cetak

Kaum muslimin di Balkan mengadakan peringatan ke enam tahun pembakaran masjid Albayrak di Beograd, yang dibangun pada tahun 1557 dan Serbia telah membakarnya pada 18 Maret 2004 lalu, setelah terjadinya bentrokan antara etnis Serbia dengan Albania di Kosovo.

Pembakaran masjid itu masih menjadi perdebatan di pengadilan Serbia, setelah enam tahun kejadian itu berlalu dan Serbia mendapat 20 tuduhan atas pembakaran masjid tersebut.

Sekretaris dari Kepemimpinan Islam Serbia, Eldin Ohchiric mengatakan: "Ini sangat memalukan, Serbia telah melalaikan kewajibannya melindungi warga negaranya yang Muslim, dan tidak menuntut para pelaku kepengadilan, Serbia tidak memenuhi janjinya untuk membangun kembali masjid yang telah mereka bakar, yang merupakan satu-satunya yang tersisa di ibukota Beograd dari 273 masjid yang pernah ada yang semuanya telah dihancurkan oleh pihak berwenang Serbia pada masa lalu."

Dia menambahkan: "Setelah bertahun-tahun kami belum menerima bantuan apa pun, negara tidak netral dan mereka tidak melihat kaum muslimin disini sebagai warga negara," ditambahkan juga bahwa orang-orang Serbia telah menghancurkan masjid lain di kota Nis Serbia dan membakar ribuan buku.

Ohchiric menyatakan bahwa "Serbia telah melakukan serangan terhadap umat Islam dan masjid-masjid, membakar dan menghancurkan kebudayaan umat Islam, bukan sekedar serangan terhadap kaum muslimin saja, namun hal ini merupakan serangan terhadap warga di Serbia dan serangan terhadap salah satu bentuk mosaik budaya di negeri ini," dan ia menyatakan bahwa para pelaku sudah seharusnya menerima hukuman, meskipun telah enam tahun berlalu kejadian tersebut.

"Kami masih menunggu pemerintah Serbia memenuhi janji mereka, dan kami saat ini sedang mencari bantuan dari luar untuk mengembalikan masjid Albayrak yang telah hancur," kata Ohchiric.(fq/islamtoday)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang