Uni Eropa Dukung Prancis Hentikan Siaran Al-Aqsha TV

Komisi Eropa mendukung keputusan dewan nasional informasi Prancis yang menghentikan siaran televisi milik Hamas, Al-Aqsha TV dengan alasan siaran televisi tersebut menyulut kebencian terhadap pendudukan Zionis.
Komisi Eropa mengatakan Senin kemarin (21/6): "Ini keputusan yang baik dan harus dilaksanakan," seperti yang dijelaskan oleh komisi Eropa.
Jonathan Todd juru bicara Komisi Eropa menyatakan bahwa pemerintah Perancis telah menerapkan undang-undang Eropa, termasuk aturan-aturan yang melarang hal-hal seperti menyulut kebencian atas dasar jenis kelamin, agama atau kewarganegaraan.
"Komisi menerima sejumlah keluhan tentang saluran televisi Al-Aqsha TV, jumlah maksimum dalam bahan siaran, termasuk adanya hasutan kebencian terhadap zionis," seperti dilaporkan Reuters mengutip pernyataan juru bicara komisi Eropa.
Dewan nasional informas Prancis telah memberikan hak bagi perusahaan "Eutelsat", yang merupakan satelit operator terbesar di Eropa yang berbasis di Prancis sampai 26 Juni untuk menghentikan siaran televisi Al-Aqsha.
Pada bagian ini, televisi Al-Aqsha mengecam keputusan perusahaan satelit Eutelsat dan menyebutnya sebagai suatu pelanggaran hukum terkait siaran satelit.
Namun siaran Al-Aqsha TV akan tetap tersedia untuk pemirsa di Eropa, khususnya di selatan benua melalui satelit Arabsat.(fq/islamtoday)
Lainnya (Arsip)
- Turki Setapak Menjadi Negara Adidaya?
Selasa, 22/06/2010 10:46 WIB - Israel Minta PBB Tidak Selidiki Kasus Mavi Marmara
Selasa, 22/06/2010 09:53 WIB - Amankan Konsulat AS, 120 Juta Dolar Mengalir ke Anak Perusahaan Blackwater
Selasa, 22/06/2010 09:29 WIB - Kekerasan di Kyrgyzstan Pecah Kembali
Selasa, 22/06/2010 08:56 WIB - Tersangka Kasus Bom Times Square New York Mengaku Bersalah
Selasa, 22/06/2010 08:23 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




