Uni Eropa Mengakui Yerusalem Timur Ibukota Negara Palestina
Uni Eropa mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina. Hal itu, disampaikan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa. Menurut seorang pejabat kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, menginginkan Yerusalem di pisah, menjadi Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina, sedangkan Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.
Draft dokumen yang dikeluarkan oleh Presiden Uni Eropa itu, yang akan segera diserahkan kepada pejabat yang baru, secara ekplisit Uni Eropa akan mengakui secara unilateral negara Palestina, ungkap harian Israel Haaretz.
Dijadwalkan 7 Desember nanti, berlangsung pertemuan di Brussel, yang akan membahas proses perdamaian. Dokumen 'Swedia' yang menjadi draft yang sifatnya final bagi solusi terhadap perdamaian, dan menjadi inti masalah adalah status akhir antara Israel dan Palestina.
Dokumen itu menunjukkan keinginan Uni Eropa yang ingin mengakhiri kebuntuan perundingan antara Israel dan Otoritas Palestina. Tujuan dari draft itu tak lain, sebuah negara, yang 'merdeka, demokratis, berdaulat yang bernama Palestina, yang meliputi Tepi Barat dan Gaza dengan ibukota Yerusalem Timur".
Dokumen itu menginginkan agar Israel melakukan moratorium (penghentian) pembangunan pemukiman Yahudi selama 10 bulan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Penghentian pembangunan itu baik bersifat sementara atau permanent adalah bagian dari proses perdamaian. Dan, Israel harus menghapuskan semua check point (tempat pemeriksaan), dan membiarkan setiap orang bergerak secara bebas.
Uni Eropa menginginkan negara yang Palestina yang akan dideklarasikan itu, berbasis perbatasan sebelum perang l967. Dan, Israel tidak merubah tapal batas. Uni Eropa juga mempersilahkan perdana menteri Palestina, Salam Fayyad, membuat proposal bagi pembentukan negara Palestina yang sifatnya unilateral. (m/hrtz)
Lainnya (Arsip)
- Obama Perintahkan Kirim 30.000 Pasukan Tambahan ke Afghanistan
Selasa, 01/12/2009 15:23 WIB - Protes Larangan Menara di Swiss
Selasa, 01/12/2009 14:21 WIB - Siapakah Mursyid Ikhwan Mendatang?
Selasa, 01/12/2009 12:39 WIB - Dephan Israel Bentuk Pasukan Khusus "Dunia Maya"
Selasa, 01/12/2009 11:27 WIB - Stasiun Televisi Misterius "Saddam TV" Mengudara di Irak
Selasa, 01/12/2009 09:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




