Uni Eropa : Menjadi Imperium Kristen?

Senin, 30/11/2009 12:39 WIB | Arsip | Cetak

Eropa akhirnya menyetujui perjanjian yang akan memperkuat persatuan, dan berhasil memilih presiden dan menteri luar negeri, yang akan mengeluarkan satu sikap dan kebijakan bagi seluruh negara Eropa.

Diantara 27 negara negara yang tergabung dalam Uni Eropa dengan penduduk 500 juta, dan kekuatan ekonominya  yang sangat besar, dan dua juta tentara dan peralatan militer yang canggih, Uni Eropa akan menjadi sebuah super power baru .

Dengan perjanjian yang dihasilkan dalam pertemuan mereka di Lisbon (Portugal), Uni Eropa berhasil memecahkan persoalan mereka, dan yang mula-mula Eropa dibawah pengaruh dua kekuatan, yaitu Perancis dan Jerman, nampaknya akan menjadi sebuah federasi yang paling besar di muka bumi. Para pemimpin negara-negara Eropa berhasil mengkompromikan berbagai kepentingan mereka, dan melebur menjadi kepentingan supra nasional Eropa.

Ini adalah sebuah keberhasilan yang sangat luar biasa, khususnya dalam membentuk kekuatan blok, yang lahir dari berbagai kepentingan politik, yang sangat beragam. Namun, Eropa yang sangat dilandasi oleh agama dan budaya yang bersumber dari ajaran Kristen itu, akhirnya menemukan sebuah kesepakatan melalui pertemuan di Lisbon, dan yang berlangsung secara demokratis.

Uni Eropa akan menjadi wilayah yang luas, yang stabil dan makmur, serta akan menjadi magnet negara-negara lainnya, dan Uni Eropa akan menjadi kawasan kontinen yang kuat, yang diikat dalam persatuan.

Persoalan yang muncul, apakah nantinya Uni Eropa akan benar-benar menjadi wilayah  terbuka,  yang multikultural, dan dapat mengadopsi 52 juta pemeluk agama Islam, yang sekarang menyebar ke seluruh wilayah Uni Eropa? Juga apakah nantinya Uni Eropa dapat menerima kehadiran Turki, negara yang berpenduduk 77 juta jiwa, dan mayoritas (99 persen) penduduknya muslim?

Karena, sikap Presiden Uni Eropa yang terpilih Herman Van Rumpoy , yang mantan Perdana Belgia, selalu menolak kehadiran Turki untuk menjadi anggota Uni Eropa, hanya karena Turki 'negara Islam".

Belum lama ini, Eropa telah memberlakukan sebagai 'Zone' yang tertutup bagi para imigran, yang ingin masuk ke wilayah Eropa, termasuk menolak kehadiran Turki. Apakah Uni Eropa akan menjadi sebuah 'Imperium Kristren?", di abad ke 21 ini?

Nampaknya, 27 negara akan dapat menjadi sebuah kekuatan dominan dan super power di abad 21 ini? Bagaimana dengan dominasi Perancis dan Jerman, yang masing-masing negara itu, memiliki kepentingan nasional? (m/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang