Uni Eropa Rahasiakan Laporan Ekspansi Israel di Yerusalem Timur

Laporan tahunan Uni Eropa menyatakan bahwa aneksasi Israel terhadap wilayah Yerusalem, ilegal. Laporan yang dibuat oleh kepala misi Uni Eropa di Yerusalem menyebutkan bahwa Israel secara aktif menerapkan kebijakan yang berbelit-belit termasuk memperluas pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur dengan cara menghancurkan rumah-rumah milik warga Palestina.
"Pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur pada tahun 2009 menandai berlanjutnya ekspansi yang dilakukan Israel di wilayah itu dan berlanjutnya perintah penyitaan serta penghancuran rumah-rumah milik warga Palestina," demikian laporan yang sebenarnya bersifat rahasia tapi berhasil dibocorkan oleh surat kabar Israel, Haaretz.
Uni Eropa dalam laporannya menegaskan bahwa tindakan Israel itu menjadi penghambat proses perdamaian dengan Palestina serta ide untuk mewujudkan solusi dua negara. "Israel, dengan berbagai cara, aktif melakukan aneksasi terhadap wilayah Yerusalem, meski tindakan itu melanggar hukum. Aneksasi dilakukan dengan membuat lemah komunitas Palestina di kota tersebut, menghambat pembangunan warga urban Palestina dan berusaha memisahkan Yerusalem dari kota-kota lainnya di Tepi Barat," demikian laporan Uni Eropa.
Israel merampas Yerusalem Timur sejak memenangkan Perang Arab pada tahun 1967. Israel berambisi untuk menjadikan Yerusalem Timur yang merupakan wilayah Arab Palestina, sebagai ibukota negara Zionis Yahudi.
Dalam laporan sepanjang 14 halaman bertanggal 23 November itu juga menyebutkan bahwa kebijakan Israel di Yerusalem Timur merupakan "bagian integral dari strategi Israel yang lebih luas." Dan kebijakan-kebijakan itu mendapat dukungan dari kelompok-kelompok Yahudi sayap kiri.
Pertanyaannya, mengapa Uni Eropa merahasiakan laporannya dan mendiamkan aneksasi yang dilakukan Israel di Yerusalem Timur, jika Uni Eropa tahu bahwa tindakan Israel itu ilegal. (ln/iol/AFP)
Lainnya (Arsip)
- Sutradara Jerman-Turki: Saya Boikot Swiss
Jumat, 04/12/2009 09:25 WIB - Tiga Orang Menteri Tewas di Somalia
Jumat, 04/12/2009 09:10 WIB - Kardinal Katholik: Kaum Gay Tidak Akan Masuk Surga!
Jumat, 04/12/2009 08:58 WIB - Johnson, Gorbachev, dan Obama
Jumat, 04/12/2009 07:10 WIB - Harga Mahal Perang Iraq, Mr. Bush!
Jumat, 04/12/2009 06:16 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




