Usamah bin Ladin: Solusi Krisis Kuangan Global, Tinggalkan Dolar!

Senin, 01/02/2010 10:58 WIB | Arsip | Cetak

Ternyata Usamah bin Ladin dalam rekaman yang di publikasikan oleh kantor berita Al-Jazeera pada hari Jumat lalu, tidak hanya piawai mengomentari dan berbicara tentang fenomena pemanasan global, tapi lebih dari itu Usamah bin Ladin juga berbicara mengenai persoalan krisis keuangan dunia.

Dalam rekaman tersebut, Usamah bin Ladin mendesak masyarakat dunia khususnya negara-negara Muslim untuk mengakhiri ketergantungan mereka terhadap dolar AS, sebagai salah satu solusi krisis keuangan global.

"Sangat perlu bagi kita semua untuk menghindari melakukan transaksi bisnis menggunakan dolar, dan dengan hal itu diharapkan dalam waktu yang singkat krisis keuangan global akan segera teratasi," kata pucuk pimpinan tertinggi gerakan Al-Qaidah dalam sebuah rekaman singkat, yang hanya berdurasi kurang dari tiga menit.

Dirinya juga menyalahkan negara-negara barat atas efek fenomena perubahan iklim.

"Bicara tentang perubahan iklim bukanlah sebuah kemewahan ideologis tapi kenyataan," katanya. "Semua negara-negara industri, terutama yang negara besar, memikul tanggung jawab atas krisis pemanasan global."

Dia menambahkan bahwa sementara negara-negara kaya telah menyetujui Protokol Kyoto yang mengikat mereka untuk target pengurangan emisi, mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush itu malah kemudian menolak pembatasan-pembatasan tersebut di depan Kongres untuk menghormati bisnis besar mereka.

Namun keaslian rekaman itu, yang dipublikasikan pada hari Jumat lalu dan merupakan rekaman kedua Bin Ladin pada saluran TV satelit Arab Al Jazeera minggu ini, sampai sekarang belum dapat dikonfirmasi.(fq/reu)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang