Uskup Polandia: Holocaust Cuma Rekaan Yahudi
.jpg)
Uskup Polandia Tadeusz Pieronek membuat Yahudi berang karena menyinggung soal Holocaust. Ia menyebut Holocaust sebagai hasil rekaan orang-orang Yahudi dan sudah dimanipulasi sedemikian rupa untuk mendapatkan simpati masyarakat dunia.
Uskup Pieronek mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara yang dimuat situs Italian Catholic. "Holocaust adalah rekaan Yahudi. Orang-orang Yahudi menikmati dukungan dari media massa karena mereka punya mesin uang yang kuat, punya pengaruh yang besar dan mendapatkan dukungan penuh tanpa syarat dari AS. Hal itu membuat mereka bersikap sangat arogan yang membuat saya tidak tahan," kata Pieronek di situs tersebut.
Ia menambahkan, mayoritas korban di kamp-kamp konsentrasi Nazi memang Yahudi, tapi ada juga korban dari kalangan warga Polandia, orang-orang Gipsi, orang-orang Italia dan umat Katolik. "Jadi tidak pantas rasanya, Yahudi mengklaim tragedi itu untuk alat propaganda," sambung Pieronek.
Ia juga mengecam kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina. Menurutnya, tindakan Israel di Palestina lebih kejam dibandingkan dengan kamp-kamp konsentrasi dan penyimpangan yang dilakukan Nazi. "Kejahatan Israel di Palestina masih perlu mendapat perhatian khusus," tukasnya.
"Dengan melihat foto-foto di tembok, kita bisa menyimpulkan ketidakadilan kolosal yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Israel memperlakukan rakyat Palestina seperti binatang dan hak-hak rakyat Palestina dilanggar," sambung Uskup Pieronek merujuk pada tembok pembatas yang dibangun Israel di Tepi Barat.
Pernyataan Pieronek kontan menuai kemarahan organisasi-organisasi Yahudi yang hari Rabu lusa akan memperingati 65 tahun tragedi Holocaust. European Jewish Congress President Dr. Moshe Kantor menuding Uskup Polandia itu sudah membuat pernyataan anti-Semit dan tudingan palsu pada orang-orang Yahudi. (ln/JP/Ynet)
Lainnya (Arsip)
- Dalam Setahun, Jumlah Penduduk Turki Bertambah Satu Juta
Selasa, 26/01/2010 13:14 WIB - Mengapa Hugo Chavez Membenci Amerika?
Selasa, 26/01/2010 12:43 WIB - Tiga Ledakan Bom Mengiringi Eksekusi "Chemical Ali"
Selasa, 26/01/2010 12:30 WIB - Anda Keliru, Hamid Karzai! Taliban Tak Dapat Dibeli!
Selasa, 26/01/2010 11:52 WIB - Draft Rencana Perang Inggris di Afghanistan Bocor ke Publik
Selasa, 26/01/2010 11:00 WIB
Dunia
Terkait
- Tujuh Tentara Polandia Tewas oleh Bom Pinggir Jalan di Afghanistan
- Wakil PM Israel Serukan Yahudi Tunisia Segera Pindah ke Israel
- Para Pejabat Israel Kecam Simbol Holocaust di Aksi Protes Yahudi Ortodoks
- Menteri Israel Berbicara dengan Pejabat UE Cara Perangi Sikap Anti Semit Umat Islam
- Presiden Baru Tunisia Serukan Yahudi Tunisia untuk Kembali
- Masjid Pulau Rhodes Ambruk Uskup Yunani Tolak Izin Bangun Masjid
- Penjara Rahasia CIA untuk Interogasi Tersangka Teroris Ditemukan di Rumania
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




