Ustadz di Sekolah Mesir Ajak Menyembah Api

Satuan keamanan kota Ismailiyah, Mesir, menangkap HA (35) seorang guru (ustadz) bahasa Arab di desa Sarabium, Ismailiyah, karena diduga melakukan ajakan massal untuk menyembah api, juga menebarkan keraguan atas agama Islam dan Rasulullah. Demikian dikabarkan surat kabar Mesir al-Yaum as-Sabi (22/9).
Pihak keamanan kota Ismailiyah sebelumnya telah menerima beberapa pengaduan dari penduduk desa yang merasa resah oleh keberadaan dan ajaran aneh HA. Dalam pengaduannya, masyarakat menyatakan jika HA mengajak untuk keluar dari Islam, menebarkan keraguan akan Islam, Alqur'an, dan Rasulullah, serta mengajak untuk menyembah api.
HA tidak sekedar menyebarkan ajaran anehnya itu kepada anak-anak didiknya yang masih di bawah umur, tetapi juga kepada masyarakat sekitar dengan menyebarkan pamflet-pamflet dan semi buletin yang berisi ajaran-ajarannya.
Beruntung, tak ada satu siswa dan warga pun yang mengikuti HA, mengakuinya saja pun tidak. Hingga akhirnya, beberapa hari yang lalu, satuan keamanan kota Ismailiyah mengepung rumah HA dan menangkapnya.
Kasus munculnya "ajaran aneh" dan "Nabi baru" sebagaimana yang sering mencuat di Indonesia terbilang sangat minim dan sedikit sekali terjadi di Mesir. Dalam masyarakat Mesir, kontrol keagamaan, utamanya dari Al-Azhar, terhitung masih kuat, di samping kesadaran dan kapasitas pemahaman keagamaan masyarakatnya yang tercatat 'lumayan' baik. (L2/ys)
Lainnya (Arsip)
- Brasil vs Israel
Rabu, 23/09/2009 20:27 WIB - London : Umat Muslim Rayakan Idul Fitri di Gereja
Rabu, 23/09/2009 20:22 WIB - Spanyol Peringati 400 Tahun Pengusiran Umat Islam
Rabu, 23/09/2009 10:10 WIB - Pemilik Hotel Inggris Didakwa atas Penghinaan Terhadap Muslimah Berjilbab
Rabu, 23/09/2009 08:33 WIB - Obama Akan Jadi Tuan Rumah Perundingan Israel-Palestina
Rabu, 23/09/2009 08:03 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




