Satuan keamanan kota Ismailiyah, Mesir, menangkap HA (35) seorang guru (ustadz) bahasa Arab di desa Sarabium, Ismailiyah, karena diduga melakukan ajakan massal untuk menyembah api, juga menebarkan keraguan atas agama Islam dan Rasulullah. Demikian dikabarkan surat kabar Mesir al-Yaum as-Sabi (22/9).
Pihak keamanan kota Ismailiyah sebelumnya telah menerima beberapa pengaduan dari penduduk desa yang merasa resah oleh keberadaan dan ajaran aneh HA. Dalam pengaduannya, masyarakat menyatakan jika HA mengajak untuk keluar dari Islam, menebarkan keraguan akan Islam, Alqur'an, dan Rasulullah, serta mengajak untuk menyembah api.
HA tidak sekedar menyebarkan ajaran anehnya itu kepada anak-anak didiknya yang masih di bawah umur, tetapi juga kepada masyarakat sekitar dengan menyebarkan pamflet-pamflet dan semi buletin yang berisi ajaran-ajarannya.
Beruntung, tak ada satu siswa dan warga pun yang mengikuti HA, mengakuinya saja pun tidak. Hingga akhirnya, beberapa hari yang lalu, satuan keamanan kota Ismailiyah mengepung rumah HA dan menangkapnya.
Kasus munculnya "ajaran aneh" dan "Nabi baru" sebagaimana yang sering mencuat di Indonesia terbilang sangat minim dan sedikit sekali terjadi di Mesir. Dalam masyarakat Mesir, kontrol keagamaan, utamanya dari Al-Azhar, terhitung masih kuat, di samping kesadaran dan kapasitas pemahaman keagamaan masyarakatnya yang tercatat 'lumayan' baik. (L2/ys)
Agus Setiawan : Treasury Syariah Perlu Komitmen!
Masih kurangnya perhatian perbankan syariah mengenai masalah Treasury (asset and liability management) membuat Agus Setiawan selaku candidate CIBF (Certified Islamic Banking a...
Owner Manet: Bank Syariah Harus Bangun Relationship
Bank syariah rupanya masih dipandang belum sesempurna bank konvensional di kalangan pebisnis. Mereka sudah merasa aman dengan ‘hanya’ menitipkan dana pribadi ke ba...
iB Raih ?The New Wave Currency? Marketeers Award 2010 di IIMS
Perbankan Syariah Bank Indonesia memperoleh penghargaan sebagai The New Wave Currency oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers pada pameran Indonesia International ...
Bank Muamalat Indonesia Selesai Right Issue, Saatnya Tingkatkan Asset
Right Issue Bank Muamalat Indonesia (BMI) telah selesai dilaksanakan dengan total capaian Rp673 milYar. Komposisi pemegang Saham yang berhasil dilakukan adalah IDB 32%, SETCO ...
Saya ingin mengasuh bayi saya sendiri tanpa harus ada campur tangan mertua, terlebih lagi mertua saya terlalu memanjakan bayi saya, keluar areal rumah ndak dikasi, bahkan hanya untuk berkunjung ke tetangga ndak boleh.
Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."
Apa itu UK ? United Kingdom ? Bukan ! Di ACT, UK jadi akronim dari Universitas Kerelawanan. UK adalah salah satu program ACT untuk membina dan mengorganisir masyarakat relawan di seluruh Indonesia.