Utang-Utang Amerika, Dari Satu Presiden Ke Presiden Lainnya

Rabu, 06/01/2010 19:14 WIB | Arsip | Cetak

Utang selalu menjadi sesuatu yang akrab dengan kehidupan bernegara—kecuali mungkin beberapa Negara Arab. Menarik untuk melihat utang-utang Amerika dari satu tahun ke tahun lainnya, dan dari satu presiden ke presiden lainnya.

Pada tahun 1900 jumlah utang AS mencapai 2 Miliar. Pada tahun 1920 mencapai 25 Milyar. Pada tahun 1940 adalah 42 miliar. Pada tahun 1943 mencapai 136 Milyar dan tahun sudah mencapai 258 Milyar. Tahun 1968 mencapai 347 Miliar, dan pada tahun 1976 mencapai 620 Miliar.

Pada tahun 1992 Clinton membuat utang Amerika menjadi 4,064 Triliun dan hanya menambah 1 triliun untuk utang dalam 8 tahun. Pada tahun 2000 itu adalah Bush Jr 5,674 Triliun hanya menambah 5 triliun untuk utang tahun 2008 yang mencapai 10,024 Triliun. Dan sekarang pada tahun 2009 akhir utang Amerika sudah mencapai 11,909 Triliun.

Rakyat Amerika jelas melihat pada utang ketika seorang presidennya mulai dan ketika dia selesai berkuasa. Nixon melipatgandakan utang dari 347 juta menjadi 620 miliar dalam 8 tahun.

Carter kira-kira mengangkat utang 4 kali dari 900 billion menjadi 2 trilliun dan Bush SR, dua kali lipat dalam 4 tahun sampai 4 Triliun. Clinton mengangkatnya 1,5 triliun dalam 8 tahun menjadi 5,6 Triliun dan Bush JR, dua kali lipat lagi seperti ayahnya menjadi 10 Triliun.

Jika diperhatikan maka hampir selalu pasti bahwa utang-utang Negara yang menggelembung disebabkan oleh anggaran perang yang membabi buta. Empat tahun berikutnya dari sekarang, rakyat Amerika akan melihat berapa banyak utang yang ditinggalkan oleh presiden mereka yang dianggap paling bersahaja dan simpatik sepanjang sejarah. (sa/politicalforum)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang