Veteran Perang AS: Jangan Kirim Kami Ke Afghanistan Untuk Peti Mati

Kamis, 17/12/2009 06:30 WIB | Arsip | Cetak


Menanggapi keputusan Presiden AS Barack Obama pada 1 Desember untuk mengerahkan 30.000 pasukan tambahan ke Afghanistan, March Forward,! sebuah institusi yang terdiri dari veteran dan juga tertara aktif AS, menyerukan kepada semua prajurit untuk menolak perintah ini.

"March Forward! meminta kepada semua anggota untuk menolak perintah pergi ke Afghanistan dan Irak," begitu siaran pers dari institusi ini. "Kami menawarkan dukungan tanpa syarat kami dan solidaritas. Bergabunglah dengan kami dalam perjuangan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi tentara atau penduduk sipil kehilangan nyawa dalam perang kriminal ini."

Michael Prysner, seorang mantan kopral Angkatan Darat yang menjabat pada 2001-2005 dan veteran pendudukan Irak, mendirikan institusi ini bersama veteran perang Irak lain, James Circello.

March Forward! didirikan pada 2008, dan tujuan organisasi ini adalah "untuk mempersatukan semua orang yang mengabdi di militer AS, dan yang ingin membela hak-hak kami." "Kami masih baru dan berkembang," Prysner menjelaskan. "Kami telah melihat pertumbuhan yang agak konsisten, dan kami mengharapkan untuk mempercepat kemajuan itu sekarang ini."

"Pada tanggal 1 Desember, kami mendapat perintah yang jelas dari Presiden Obama. Selama bertahun-tahun lagi, kami akan dikirim untuk membunuh, untuk mati, untuk menjadi cacat dan terluka, dalam sebuah perang di mana 'kemenangan' adalah mustahil, melawan orang-orang yang bukan musuh kami. Selama lebih dari delapan tahun, kami sudah pulang dalam peti mati, di kursi roda, dengan kulit kami terbakar dan dengan malam hari dan kami dihantui oleh trauma perang. Kami bahwa tentara tugas aktif yang mengalah untuk bunuh diri lebih banyak daripada mereka yang tewas dalam pertempuran. "

Itulah suara isi hati dan nurani jujur dari veteran perang Amerika di Afghanistan. Nah, apakah akan didengarkan? (sa/bfme)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang