"Virus Israel" Hentikan Pelatihan Militer Tentara Suriah

Media AS mengungkapkan bahwa tentara Suriah disibukkan dengan mencari cara untuk membasmi epidemi misterius yang menyebar ke pusat pelatihan tentara yang menyebabkan para tentara mengalami diare parah bahkan telah menyebabkan kematian sejumlah dari mereka.
Surat kabar AS World Tribune melaporkan bahwa kejadian yang 'tidak wajar' ini sampai menimbulkan krisis keuangan besar dan mempengaruhi anggaran belanja militer Suriah.
Rumor yang beredar saat ini, menyebutkan bahwa penyebab diare parah yang dialami para tentara Suriah adalah akibat dari virus yang dibawa oleh Israel ke wilayah Suriah.
Presiden Suriah Basyar al-Assad bahkan telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan semua latihan militer selama musim panas ini. Pemimpin Suriah mengadopsi keputusan tersebut menyusul maraknya kasus diare yang dialami para tentara dalam jumlah besar di kamp militer.
World Tribune pada situs mereka melaporkan bahwa sumber Suriah mengatakan bahwa penyakit diare akut ini tidak diketahui penyebabnya, dan menyebar di antara para tentara, terutama di lokasi utara, yang menyebabkan penundaan tentara baru bergabung di kamp militer selama sebulan.
Sumber tersebut menjelaskan bahwa sekitar 14 tentara baru telah meninggal di kamp pelatihan militer karena epidemi misterius ini.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Talib Hussain Mengaku Jadi Taliban Setelah Tewaskan Tiga Tentara Inggris
Jumat, 16/07/2010 09:44 WIB - Kontroversi Pakaian Renang 'Islami' Produk Cina di Mesir
Jumat, 16/07/2010 08:58 WIB - Tentara Israel Lintasi Perbatasan Libanon, Provokasi Perang?
Jumat, 16/07/2010 08:41 WIB - Aktivis Kapal Kemanusiaan Libya Tolak Masuk Gaza Lewat Mesir
Jumat, 16/07/2010 08:33 WIB - Cina Terbitkan Versi Lengkap Kitab Kedokteran Ibnu Sina
Jumat, 16/07/2010 08:18 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




