Vonis Hukuman Mati untuk Informan Israel

Selasa, 29/04/2008 14:05 WIB | Arsip | Cetak

Pengadilan militer Palestina di Tepi Barat menjatuhkan vonis hukuman mati bagi seorang anggota Pasukan Keamanan Nasional Presiden Mahmud Abbas, karena telah berkhianat dan berkolaborasi dengan pihak Israel.

Pengadilan menyatakan Imad Saad-nama aparat keamanan Palestina itu-bersalah karena telah memberikan informasi pada Israel yang menyebabkan terbunuhnya empat pejuang Palestina dan penangkapan beberapa pejuang lainnya oleh rejim Zionis Israel.

"Terdakwa terbukti bersalah telah melakukan pengkhiatan. Dia tidak menolak semua tuduhan, " kata Kepala Pengadilan Militer Palestina, Ahmad Abu Daya dalam persidangan di kota Hebron.

Abu Daya pada kantor berita Reuters mengatakan, Saad adalah bagian dari jaringan informan Israel. Selain Saad, kata Abu Daya, keluarga Saad yang lain termasuk ayah dan pamannya juga informan Israel dan selama bertahun-tahun telah memberikan banyak informasi tentang para pejuang Palestina pada badan intelejen dalam negeri Israel, Shin Bet.

Menurut Abu Daya, ada empat orang lainnya yang sedang menjalani proses hukum di pengadilan sipil Palestina, dengan tuduhan yang sama. Palestina menerapkan hukum yang ketat dan berat bagi warganya yang terbukti menjadi mata-mata Israel.

Namun Presiden Palestina Mahmud Abbas, sebagai pihak yang memiliki wewenang untuk mengesahkan vonis hukuman mati, tidak pernah memberikan otorisasi atas eksekusi bagi para terhukum kasus pengkhianatan pada negara. (ln/al-arby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang