Wapres AS: Teman Baik AS Cuma Israel
Dalam pidatonya di Universitas Tel Aviv, Kamis (11/3), Wakil Presiden AS, Joe Biden mengatakan bahwa tidak ada teman yang lebih baik bagi Washington di dunia kecuali Israel.
Biden mengatakan bahwa sejak kecil ia sudah memiliki rasa keterikatan dengan Israel. "Beberapa tahun yang lalu saya mengatatakan, jika saya seorang Yahudi, saya akan menjadi seorang Zionis," kata Biden mengingat masa kecilnya.
"Dan saya diingatkan oleh ayah saya bahwa saya harus jadi orang Yahudi jika ingin menjadi seorang Zionis," sambungnya.
Biden yang rencananya akan berada di Israel selama lima hari kembali mengatakan bahwa pemerintah AS telah memberikan bantuan sebesar 3 miliar USD setiap tahunnya untuk keperluan militer Israel. Dalam pidatonya di Universitas Tel Aviv, ia lagi-lagi mengatakan bahwa Iran akan menerima sanksi yang lebih berat dan dan akan makin diisolasi terkait program nuklirnya. Dan AS akan menggalang dukungan dunia internasional untuk menerapkan sanksi yang lebih berat bagi Teheran.
Terkait konflik Israel-Palestina, Biden menyatakan, perundingan antara Israel-Palestina tidak boleh ditunda hanya karena masalah pembangunan pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan. Pernyataan Biden menunjukkan sikap AS yang bermuka dua dalam konflik Israel-Palestina. Di satu sisi, para pejabat AS mengecam aktivitas pembangunan pemukiman ilegal yang dilakukan Israel di wilayah Palestina, di sisi lain AS tetap memberikan dukungan butanya pada Israel sehingga tidak melakukan tindakan apapun untuk menghentikan pembangunan pemukiman ilegal itu.
Di tengah kunjungan Wakil Presiden AS ke Israel, militer rezim Zionis masih terus melakukan serangan sporadis terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Jumat (12/3) dinihari, pesawat tempur Zionis membombardir dua tempat di selatan Jalur Gaza yang menyebabkan sejumlah warga sipil Palestina mengalami luka-luka.
Militer Israel mengakui bahwa pagi ini mereka membom sebuah bengkel pengolahan logam di Khan Younis dan beberapa menit kemudian membom sebuah terowongan di Rafah. Militer Zionis menyatakan, dua serangan itu sebagai balasan atas tembakan roket dari wilayah Gaza yang menghantam sebuah bengkel kosong di selatan Israel hari Kamis kemarin. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Hormati Syaikh Tantawi, Kementerian Wakaf Mesir Serukan Shalat Ghaib
Jumat, 12/03/2010 10:33 WIB - Pertama Kali dalam Sejarah Saudi, Saudi Menerima Dubes Wanita
Jumat, 12/03/2010 09:13 WIB - Israel Larang Abu Trika Masuk Yerusalem
Jumat, 12/03/2010 08:58 WIB - Pasukan Somalia VS Asy-Syabaab, 54 Orang Dilaporkan tewas
Jumat, 12/03/2010 08:06 WIB - Ambisi Nuklir Saddam Hussein dalam Sebuah Buku
Kamis, 11/03/2010 16:55 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




