Wapres AS: "Washington Akan Jadikan Militer Israel Terkuat di Timur Tengah"

Selasa, 09/03/2010 14:06 WIB | Arsip | Cetak

Wakil Presiden AS, Joe Biden kembai menegaskan bahwa AS akan memberikan dukungan penuh pada Israel jika rezim Zionis itu terlibat konfrontasi dengan Iran.

"Saya berjanji pada rakyat Israel, sebagai sekutu kami akan mengatasi ancaman keamanan yang dihadapi Tel Aviv. Senjata nuklir Iran merupakan ancaman bukan hanya buat Israel, tapi juga ancaman bagi AS," kata Biden dalam wawancara dengan surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth.

Biden rencananya akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tel Aviv hari ini. Dalam kunjungannya, Biden akan meyakinkan para pejabat Israel agar tidak terlalu khawatir dengan program nuklir Iran, karena AS memberikan bantuan militer yang cukup besar pada Israel. Selain itu, kata Biden, kekuatan-kekuatan dunia sedang mengupayakan sanksi yang lebih pada Iran, untuk menekan negara itu agar menghentikan program nuklirnya.

Lebih lanjut wakil presiden AS itu mengatakan bahwa AS akan tetap menjadikan militer Israel sebagai yang terkuat di Timur Tengah, itulah sebabnya AS memberikan bantuan yang besar pada militer Israel setiap tahunnya.

"Pemerintahan Obama memberikan bantuan militer sebesar 3 miliar USD setiap tahunnya pada Israel. Kami secara rutin melakukan konsultasi soal pertahanan kedua negara, melipatgandakan upaya untuk memastikan terjaganya kualitas militer Israel di kawasan, memperluas latihan militer bersama dan kerjasama dalam bidang sistem pertahanan misil.

Biden mengungkapkan harapannya, sanksi yang dikenakan departemen keuangan AS dan bantuan AS pada Israel cukup untuk menggagalkan program-program nuklir Iran.

Jika AS bersikap keras terhadap nuklir Iran, tidak demikian hal pada program nuklir Israel. Jika Iran memanfaatkan nuklirnya untuk sumber energi, Israel diyakini sudah membuat persenjataan nuklir. Israel juga tidak menandatangani kesepakatan non-proleferasi (Nuclear Non-Proliferation Treaty) seperti Iran.

Israel pernah melakukan serangan ke reaktor nuklir Osirak milik Irak lewat operasi rahasia yang dilakukan tahun 1981. Rezim Zionis itu juga disebut-sebut melakukan serangan ke fasilitas nuklir rahasia milik Suriah, namun Damaskus membantah informasi itu. Dipekirakan Israel juga akan melakukan serangan yang sama ke Iran dan sudah berulangkali melontarkan ancaman akan menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir Iran. Israel bahkan sesumbar berani melakukan seranga itu tanpa seizin sekutunya, AS. (ln/Ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang