Warga AS Mengaku Bersalah telah Menyumbang Dana ke Al-Qaidah

Seorang pria asli Maroko yang tinggal di Kansas City, Missouri, mengaku bersalah di pengadilan federal Rabu kemarin (19/5) atas tindakannya menyalurkan dana kepada organisasi yang dicap teroris oleh AS, al-Qaidah.
Khalid Ouazzani (32) mengaku telah memberikan lebih dari 23.000 dolar kepada gerakan al-Qaidah, di mana dirinya telah melakukan janji sumpah kesetiaan (bai'at) pada tahun 2008 untuk Al-Qaidah, kata pejabat federal.
Ouazzani, seorang warga negara AS dari proses naturalisasi, juga mengaku bersalah atas penipuan bank dan pencucian uang dalam bantuan keuangan kepada al Qaidah.
Ouazzani ditangkap "awal tahun ini," tapi penangkapan dan penahanan dirahasiakan sampai hari Rabu kemarin, kata para pejabat federal.
Dia secara rahasia telah didakwa oleh juri federal di Kansas City pada tanggal 3 Februari lalu, menurut Beth Phillips, jaksa AS di Kansas City.
Phillips mengatakan dana yang disediakan untuk al-Qaidah berasal dari keuntungan bisnis penjualan mobil miliknya dan penjualan sebuah apartemen di Uni Emirat Arab .
Departemen Kehakiman mengatakan Ouazzani dihadapkan dengan hukuman hingga 65 tahun penjara tanpa pembebasan bersyarat dan mendapat denda hingga 1 juta dolar.
Sebuah firma hukum yang mewakili Ouazzani mengatakan pengakuan bersalah merupakan pengakuan dari "rasa bersalah dirinya atas tindakan yang ia lakukan."
"Dia sangat menyesal terhadap apa yang telah dilakukannya, dan mengambil langkah-langkah untuk bertobat, sejauh yang ia bisa, atas kejahatannya," kata pernyataan dari pengacara di Bath & Edmonds di dekat Overland Park, Kansas.(fq/cnn)
Lainnya (Arsip)
- Parlemen AS Desak Obama Tingkatkan Dukungannya Terhadap Israel
Kamis, 20/05/2010 14:54 WIB - Warga Prancis Mencopot Cadar Seorang Muslimah di Depan Umum
Kamis, 20/05/2010 14:30 WIB - Wisatawan Lithuania Robek Al-Quran di sebuah Hotel di Mesir
Kamis, 20/05/2010 13:51 WIB - Tim Kesebelasan Denmark dan Belanda Jadi Target Serangan Al-Qaidah
Kamis, 20/05/2010 13:08 WIB - Ternyata Israel Menempati Kepulauan Arab Saudi; Sedang Apa?
Kamis, 20/05/2010 09:39 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




