Warga Beit Hanun: "Ini Serangan Terburuk yang Pernah Kami Saksikan"

Rabu, 08/11/2006 11:27 WIB | Arsip | Cetak

Di kota Beit Hanun, warga yang berlindung di dalam rumah, segera keluar begitu tentara Israel meninggalkan kota itu. Mereka menguburkan mayat-mayat yang menjadi korban serangan Israel dan melihat-lihat kerusakan akibat serangan pasukan Zionis selama hampir satu minggu penuh.

Beberapa rumah hancur total dan puluhan rumah lainnya hanya sebagian saja yang rusak. Jaringan listrik dan telepon, jalan-jalan, pipa-pipa air, juga rusak.

Seorang polisi Palestina, Khalil Yazji mengatakan, "Ini merupakan serangan terburuk yang pernah kami saksikan. Tentara-tentara Israel telah menimbulkan kerusakan di setiap sudut jalan dan hampir di setiap rumah. Ini adalah tsunami di Beit Hanun."

Hampir bersamaan dengan mundurnya tentara Zionis Israel dari Beit Hanun, pasukan Zionis di wilayah lainnya di Jalur Gaza melakukan sejumlah serangan yang menewaskan delapan warga Palestina, Selasa (7/11).

Sumber-sumber di Palestina mengungkapkan, dalam serangan di selatan kamp pengungsi Jabaliya, sebelah utara Kota Gaza, tiga warga Palestina termasuk seorang perempuan tewas ketika sebuah mortir menghantam rumah Jamila al-Shanti, seorang politisi Hamas.

Pihak Israel mengatakan, mereka melakukan serangan itu setelah tiga tentaranya diserang dengan granat.

Pada hari Kamis, pekan kemarin, al-Shanti mengkordinir aksi unjuk rasa ratusan kaum perempuan terhadap pengepungan yang dilakukan Israel di sebuah masjid. Aksi unjuk rasa itu berhasil membebaskan sejumlah pria warga Palestina yang terkepung di dalam masjid tersebut.

Sementara sumber-sumber di kalangan medis mengungkapkan, dua anggota Jihad Islam ditembak hingga tewas oleh tentara Israel pada hari Selasa kemarin dua di kawasan pesisir pantai Sudniya.

Warga Palestina lainnya, anggota sayap militer Hamas, juga dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan tentara Israel.

Dengan demikian, sejak serangan masif Israel ke Jalur Gaza Rabu pekan lalu, warga Palestina yang tewas mencapi 63 orang. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang