Pasukan AS Kembali Menewaskan Dua Warga Irak

Warga Irak melakukan protes pada hari minggu kemarin terhadap pasukan AS - setelah tentara AS membunuh seorang pria dan seorang wanita dalam sebuah patroli razia malam hari , yang sebelumnya telah ditentang oleh pihak gubernur propinsi wilayah itu.
Prosesi pemakaman kedua warga Irak tersebut melewati wilayah Kut sambil membawa pakaian yang digunakan oleh kedua orang warga itu sewaktu mereka di tembak oleh tentara AS, para demonstran juga berseru marah dan menuntut warga yang ditangkap sewaktu patroli razia malam pasukan AS tersebut dibebaskan dan mereka berteriak menyebut pasukan AS sebagai Pasukan penjajah kriminal.
"Kami mengutuk kejadian sadis ini. Tentara AS telah menyalah gunakan kesepakatan antara pasukan AS dengan pemerintah Irak," kata Al-Tarfa Latif - Gubernur dari propinsi Wasit. "Akibat terbunuhnya warga yang tidak berdosa kota sekarang menjadi tegang."
Dilain pihak, pernyataan dari militer AS mengatakan bahwa operasi yang mereka lakukan telah 'disetujui' oleh pemerintah Irak.
Namun mayor polisi Irak - Aziz Al-Amara, yang bereaksi cepat terhadap kejadian yang terjadi di wilayah Kut mengatakan bahwa semua warga yang tidak bersalah telah menjadi target dalam razia yang dilakukan oleh pasukan AS. Bahkan salah satu yang ditangkap oleh pasukan AS adalah seorang kapten polisi.
"Mereka semua warga miskin. Mereka tidak punya masalah berkaitan dengan politik ataupun keamanan," kata Aziz.
Razia yang dilakukan pasukan AS berlangsung hanya sebulan setelah pasukan AS menarik diri dari kota-kota di Irak.
Wilayah Kut dan sekitar provinsi Wasit adalah wilayah selatan terakhir dari kota Baghdad yang diserahkan sepenuhnya kepada tentara Irak akhir Oktober nanti.(fq/reu)
Lainnya (Arsip)
- Turki Berdamai dengan Armenia, Azerbaijan Tutup Masjid Turki
Senin, 27/04/2009 11:24 WIB - Katolik Malaysia Masih Menolak Untuk Tidak Menggunakan Kata 'Allah'
Senin, 27/04/2009 09:43 WIB - Mahdi Akif: Tak Ada Lagi Mubarak Untuk Presiden Mesir
Senin, 27/04/2009 08:05 WIB - Kandidat Menlu Baru Turki : Dinasti Utsmani Akan Kembali Berjaya
Senin, 27/04/2009 05:30 WIB - Keponakan Hitler Dalami Agama Yahudi dan Tinggal di Israel
Minggu, 26/04/2009 15:57 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




