Warga Sipil Marjah Berdiri Hadang Pasukan Asing dan Melindungi Taliban
Inilah salah satu bentuk pengakuan dan kecintaan warga sipil Afghanistan terhadap pembela tanah air terakhirnya. Ketika Taliban sedang digempur di sana-sini, rakyat sipil Marjah berdiri dengan gagah berani menyongsong serangan pasukan asing. Mereka tampaknya tidak takut mati. Baik laki-laki, perempuan dan anak-anak melakukan aksi yang sama.
Kebanyakan dari mereka yang membela Taliban di Helmand adalah penduduk lokal.
Media Barat kemudian menulis beramai-ramai bahwa Mujahidin Taliban menggunakan perisai manusia dan sengaja mengobarkan rakyat sipil agar menjadi sasaran tembak pasukan AS dan NATO.
Associated Press mengutip Brigadir Jenderal Mohiudin Ghori, komandan brigade pasukan Afghanistan di Marjah, yang mengatakan: "Mereka (Taliban) sedang berusaha membuat kita panik dan membunuh warga sipil."
Tidak ada keraguan bahwa Taliban sepenuhnya menyadari keterlibatan NATO. Ketika Jenderal Stanley McChrystal mengeluarkan strategi direktif pada Juli tahun lalu, hal itu tertutup untuk sebagian besar media. (sa/mb)
Lainnya (Arsip)
- Netanyahu Di Balik Pembunuhan Dubai
Selasa, 23/02/2010 08:27 WIB - Salah Satu Tersangka Pembunuh Mabhuh Menghilang dari Israel
Selasa, 23/02/2010 08:15 WIB - Ekonomi Amerika Serikat Makin Memburuk
Senin, 22/02/2010 18:43 WIB - Dua Lusin Polisi Afghanistan Bergabung dengan Taliban
Senin, 22/02/2010 18:42 WIB - El-Baradei, Kekuatan Baru Di Mesir?
Senin, 22/02/2010 18:40 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




