Warga UEA, Rela Habiskan Uang 6,45 Juta Dolar Hanya Untuk Onta
.jpg)
Tidak salah kalau jaman Nabi dahulu standar kekayaan seseorang dinilai dari banyaknya onta yang ia punya, karena memang onta termasuk binatang yang mahal harganya.
Seorang warga Emirat Arab rela menghambur-hamburkan uangnya sebanyak 24 juta dirham (6,47 juta dolar) hanya untuk membeli tiga ekor unta, termasuk satu onta yang berharga 2,72 juta dolar, di sebuah lelang yang berlangsung di padang pasir dekat Abu Dhabi, kata fotografer AFP.
Lelang diadakan Selasa yang lalu di Festival Dhafra untuk Unta dan dihadiri oleh para pemilik unta terbesar di Teluk, di antaranya pangeran-pangeran Arab dan petinggi-petinggi suku.
Dua ekor unta yang lain yang dimiliki oleh warga Uni Emirat Arab Hamdan bin Ghanam, harganya sekitar 2,4 juta dolar dan 1.35 juta dolar.
Warga negara-negara Teluk sangat bersemangat ikut dan menonton balap unta, mereka menganggap hal tersebut sebagai olahraga nasional dan tradisi budaya Arab.
Pada festival Onta ini, juga diadakan kompetisi untuk daging unta dan susu unta terbaik, dan lomba puisi terbaik yang menceritakan tentang unta. Hmm..memang ada-ada saja kelakuan orang-orang kaya Arab.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Al-Qaidah akan Sediakan Senjata Bagi Muslim Nigeria
Kamis, 04/02/2010 07:52 WIB - Mall di Australia Diguncang Bom
Rabu, 03/02/2010 17:07 WIB - Selasa Berdarah di Utara Waziristan, 29 Warga Sipil Tewas
Rabu, 03/02/2010 14:10 WIB - Jerman Izinkan Adzan Masjid dengan Pengeras Suara
Rabu, 03/02/2010 13:52 WIB - Tim Sepak Bola Mesir, Cuekin Undangan Tanding dari Tim Israel
Rabu, 03/02/2010 13:24 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




