Wartawan TV Al-Aqsa Divonis 18 Bulan Penjara
Otoritas Palestina menjatuhkan vonis 18 bulan penjara pada wartawan stasiun televisi Al-Aqsa, Tariq Abu Zaid karena berafiliasi dengan gerakan perlawanan Hamas.
Abu Zaid, 37, dianggap melanggar peraturan yang diberlakukan Otoritas Palestina yang sejak dipimpin oleh Presiden Mahmud Abbas melarang Hamas dan seluruh organisasi yang berafiliasi dengan Hamas melakukan kegiatannya di Tepi Barat, yang menjadi wilayah kekuasaan Otoritas Palestina sekarang.
Larangan itu terkait dengan pertikaian antara Hamas dan Fatah pimpinan Abbas. Sejak Hamas memenangkan pemilu di Palestina tahun 2006, Fatah selalu berusaha mengganggu kepemimpinan Hamas dengan melakukan serangan sporadis dan menangkapi anggota Hamas.
Pertikaian Fatah-Hamas mencapai puncaknya pada Juni 2007 yang dipicu pemecatan sepihak yang dilakukan Abbas terhadap Ismail Haniyah-tokoh senior Hamas-dari jabatan perdana menteri Palestina. Setelah terlibat gesekan senjata, Hamas berhasil menguasai Jalur Gaza dan Fatah hanya menguasai wilayah pendudukan di Tepi Barat.
Pertikaian terus berlangsung hingga sekarang dan belum ada titik temu untuk mendamaikan kedua faksi terbesar di Palestina itu. Di Tepi Barat, apara keamanan Abbas masih sering melakukan penangkapan terhadap anggota-anggota Hamas.
TV Al-Aqsa tempat Abu Zaid bekerja, adalah stasiun televisi yang dikelola Hamas. Abu Zaid sendiri sudah 13 tahun berkarir sebagai wartawan, penulis dan kartunis. Ia pernah beberapa kali ditangkap militer Israel saat melakukan tugas-tugas jurnalistiknya. Pihak Hamas belum mengeluarkan pernyataan resmi atas vonis yang dijatuhkan Otoritas Palestina terhadap Abu Zaid. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Israel Akan Bumi Hanguskan Timur Tengah Pertengah Tahun ini?
Rabu, 17/02/2010 14:43 WIB - Mantan PM Pakistan Serukan Pembebasan Aafia Siddiqui
Rabu, 17/02/2010 14:37 WIB - Hillary Clinton Kunjungi Markas Besar OKI
Rabu, 17/02/2010 14:05 WIB - Saatnya Film-Film Bertema Islam Mendunia
Rabu, 17/02/2010 12:25 WIB - Apa Boleh Buat, Obama pun Meniru "Kebijakan" Nuklir Iran
Rabu, 17/02/2010 10:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




