Wilders Mencoreng Muka Belanda Di Dunia Internasional

Geert Wilders, pemimpin Partai Kebebasan (PVV) yang anti-imigran, lagi-lagi membuat berita menonjol di Belanda minggu ini.
Dengan keberhasilan partainya dalam pemilu lokal, Wilders mengumumkan bahwa ia akan maju sebagai pejabat di dewan kota. Padahal Wilders sebelumnya telah menyatakan bahwa jika partainya memenangkan pemilu lokal, ia tidak akan mengambil jabatan di dewan.
Selama perjalanan ke London pada 7 Maret, Wilders mendapat pengawalan ketat dari pemerintah Inggris. Ini diakibatkan oleh film Fitna-nya yang kontroversial, kacangan, dan tidak ilmiah. Ia berencana akan membuat sekuelnya, Fitna II, setelah pemilihan parlemen pada bulan Juni 2010.
Setelah pemutaran film itu, Wilders menyampaikan pidato provokatif di mana ia menyerukan kepada rakyat Inggris untuk berhenti menerima imigran dari negara-negara Muslim. Otomatis, konferensi ini balas dengan protes oleh warga umum Inggris sendiri.
Menanggapi komentar provokatif-nya, menteri luar negeri Belanda Maxime Verhagen menyebutkan Wilders telah merusak reputasi Belanda dengan menyebarkan kebencian dan ketakutan. Verhagen mengatakan "menjadi bebas tidak berarti bijaksana untuk memberikan pelanggaran ... Setiap orang mempunyai tanggung jawab untuk menunjukkan rasa hormat terhadap hak-hak dan reputasi orang lain ..."
Nah, Wilders, sadarlah perbuatanmu sudah membuat negaramu malu bukan kepalang! (sa/eii)
Lainnya (Arsip)
- Rabbi Weiss: Pembukaan Sinagog Di dekat Masjid Al-Asha Tidak Berdasar
Kamis, 18/03/2010 13:47 WIB - Soal Bin Ladin, Pejabat AS Tak Kompak
Kamis, 18/03/2010 13:41 WIB - Adakah Pemakaman Muslim Untuk Muslim Swiss?
Kamis, 18/03/2010 11:47 WIB - AS Tak Akan Pernah Meninggalkan Israel
Kamis, 18/03/2010 11:05 WIB - Selamat Milad Ke-100, Masjid St Petersburg Rusia!
Kamis, 18/03/2010 10:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




