Yaakov Teitel: Membunuh? Itu Menyenangkan!

Jumat, 13/11/2009 05:41 WIB | Arsip | Cetak

Yaakov Teitel memang sakit. Orang-orang Yahudi memang sakit. Yaakov yang pekan lalu melakukan serangkaian pembunuhan dan serangan kepada jaksa di Yerusalem mengkaui bahwa ia tidak menyesali apapun perbuatannya.

"Ini adalah kesenangan dan sebuah kehormatan untuk melayani Tuhan," ujarnya, kepada Haaretz. "Aku tidak menyesal dan tidak ada keraguan bahwa Tuhan pun senang."

Dijuluki sebagai "teroris Yahudi" oleh media Israel sendiri, Yaakov yang berusia 37 tahun ini didakwa dengan dua pembunuhan, tiga percobaan pembunuhan menggunakan racun dan bom, dan tindak kekerasan lain yang telah dilakukan dalam satu decade ini.

Teitel ditangkap di Yerusalem pada tanggal 7 Oktober. Dia mengaku telah menembak mati gembala Palestina pada tahun 1997 dan membunuh seorang sopir taksi Yerusalem Timur pada tahun yang sama. Setelah membunuh, Teitel mengatakan kepada pihak berwenang ia datang ke negara itu dengan tujuan spesifik, yaitu membunuh warga Palestina dan melakukan balas dendam atas pemboman bunuh diri.

Teitel, warga Tepi Barat bagian utara, dekat Nablus, dilahirkan di negara bagian Florida dan memulai perjalanannya ke Israel dan Tepi Barat pada 1990-an sebelum berimigrasi ke Israel pada tahun 2000. Ia terlibat dalam "Pemuda Hilltop," subkultur dari gerakan pemukim Israel, yang menyerukan mobilisasi akar rumput secara radikal.

Karena sakitnya Yaakov ini, Israel sendiri sampai harus menangani Yaakov di pengadilannya sendiri. (sa/maan)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang