Yahudi Inggris: Segera Cabut Surat Penangkapan Livni!

Tidak terima mantan mentri luar negeri Israel Tzipi Livni dituduh melakukan kejahatan perang selama agresi militer di Gaza sehingga mendapat seruan untuk ditangkap oleh pengadilan Inggris - komunitas Yahudi Inggris melakukan penekanan terhadap pemerintah London untuk mengubah undang-undang yang mengizinkan adanya penuntutan penjahat perang Israel tersebut ke pengadilan Inggris.

Radio Angkatan Darat Israel mengatakan bahwa wakil-wakil dari komunitas Yahudi di Inggris, baru-baru ini telah bertemu dengan para pejabat senior pemerintah Inggris yang bersumpah untuk bekerja dengan sekuat tenaga untuk mengubah undang-undang yang memungkinkan penahanan perwira senior dan politisi Israel Tzipi Livni.

Radio Angkatan Darat Israel mengutip pernyataan Wakil Presiden dari komunitas Yahudi di Inggris yang mengatakan bahwa jika tidak ada perubahan terhadap surat perintah penangkapan terhadap Livni maka mereka akan berusaha melakukan penuntutan terhadap mantan perdana Inggris Tony Blair atas partisipasinya dalam invasi ke Irak.

Radio angkatan darat Israel menjelaskan bahwa surat perintah penangkapan yang dikeluarkan baru-baru ini oleh pengadilan Inggris kepada mantan menteri luar negeri Israel Tzipi Livni telah membuat marah masyarakat Yahudi di Inggris dan mereka lewat organisasi utama Yahudi Inggris dengan segera melakukan serangkaian pertemuan dengan pejabat senior pemerintah Inggris yang dipimpin oleh Perdana Menteri Gordon Brown dan pejabat dari Departemen Kehakiman untuk menemukan formula yang bisa mengatasi kebuntuan ini, menurut Radio militer Israel tersebut.

Wakil Ketua komunitas Yahudi di Inggris memberi tekanan yang besar kepada para pejabat senior pemerintahan untuk segera mengubah kesenjangan hukum Inggris dan menegaskan bahwa perubahan ini harus segera dilakukan dan Jaksa Agung Inggris bertanggung jawab penuh atas surat perintah penangkapan terhadap politisi senior Israel.(fq/imo)

Sabtu, 19/12/2009 09:34 WIB | email | print | share
 

Dunia Lainnya

 
 
Dunia
membuka hati dan pikiran kita
 
   
 
 
 

PELUANG

 
 
 

Agus Setiawan : Treasury Syariah Perlu Komitmen!
Masih kurangnya perhatian perbankan syariah mengenai masalah Treasury (asset and liability management) membuat Agus Setiawan selaku candidate CIBF (Certified Islamic Banking a...

Owner Manet: Bank Syariah Harus Bangun Relationship
Bank syariah rupanya masih dipandang belum sesempurna bank konvensional di kalangan pebisnis. Mereka sudah merasa aman dengan ‘hanya’ menitipkan dana pribadi ke ba...

iB Raih ?The New Wave Currency? Marketeers Award 2010 di IIMS
Perbankan Syariah Bank Indonesia memperoleh  penghargaan sebagai The New Wave Currency oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers pada pameran Indonesia International ...

Bank Muamalat Indonesia Selesai Right Issue, Saatnya Tingkatkan Asset
Right Issue Bank Muamalat Indonesia (BMI) telah selesai dilaksanakan dengan total capaian Rp673 milYar. Komposisi pemegang Saham yang berhasil dilakukan adalah IDB 32%, SETCO ...

 
 
 
 
 
 
 
 
Education Corner

Ibu Mertua (Nenek) Yang Mengatur Pengasuhan Bayi

Saya ingin mengasuh bayi saya sendiri tanpa harus ada campur tangan mertua, terlebih lagi mertua saya terlalu memanjakan bayi saya, keluar areal rumah ndak dikasi, bahkan hanya untuk berkunjung ke tetangga ndak boleh.

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Dr. Indah SPKK, Rawat Pasien dengan Senyum Indah

Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Kuliah Perdana UK

Apa itu UK ? United Kingdom ? Bukan ! Di ACT, UK jadi akronim dari Universitas Kerelawanan. UK adalah salah satu program ACT untuk membina dan mengorganisir masyarakat relawan di seluruh Indonesia.

 
 
 
 
Eramuslim Digest Outlet Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login