Meski menjadi pahlawan di dunia Arab dan menjadi tenar dan terkenal karena melemparkan sepatu ke mantan presiden Amerika George Bush, Muntazer al-Zaidi mengatakan dirinya hanya menyesal setelah menghabiskan hampir setahun di dalam penjara dan setelah itu ia tetap menjadi orang miskin, kata laporan pers Ahad kemarin (20/12).
Zaidi mengaku ia berulang kali dipukuli sewaktu di penjara selama sembilan bulan, ia juga menyalahkan media terkait dugaan bahwa dirinya akan menjadi orang kaya setelah aksi nekatnya melemparkan sepatu ke mantan presiden AS pada sebuah konferensi pers di Irak.
"Saya menyalahkan media karena mereka mengatakan bahwa saya akan menjadi kaya raya setelah apa yang saya lakukan, mereka mengatakan saya akan menjadi multi-jutawan," kata Zaidi dalam sebuah wawancara dengan majalah Observer.
"Walaupun saya mengucapkan terima kasih atas keprihatinan media terhadap saya, semua janji tentang hadiah yang saya dengar ketika saya masih di penjara ternyata hanya omong kosong. Satu-satunya hadiah yang saya dapatkan sejak dibebaskan adalah berasal dari televisi Kanada yang memberikan penghargaan "Man of The Year" kepada saya dan memberikan sepasang sepatu emas."
Zaidi, yang saat ini berada di Swiss untuk menerima perawatan dalam beberapa masalah kesehatan, dielu-elukan di seluruh dunia Arab sebagai pahlawan dan setelah dibebaskan dari penjara pada bulan September lalu ia menerima gelar pahlawan Irak oleh stasiun TV al-Baghdadiyah dimana ia bekerja .
Saat berita tentang insiden melemparkan sepatu terjadi, ia mendapat tawaran dari sepasang pengantin muda uang jutaan dan hal tersebut diumumkan di pers lokal yang ada Timur Tengah namun Zaidi mengatakan ia belum melihat satu pun dari mereka yang menawarkan hal tersebut benar-benar mewujudkan janji mereka, banyak kekecewaannya saat ia berharap uang yang akan ia dapatkan bisa dipakai untuk membuka sebuah panti asuhan di Irak.
"Saya akan kembali ke negara saya ketika saya menemukan dukungan untuk yayasan yang membantu anak yatim dan janda-janda seperti janji saya sebelumnya," kata Zaidi. "Semua mata mereka sekarang melihat ke saya dan sedang menunggu saya, jadi saya akan kembali pada suatu hari nanti."
Meskipun ia gagal berharap menjadi seorang jutawan, Zaidi mengatakan ia tetap bangga dengan apa yang telah ia lakukan.
"Di mana-mana orang menerima saya seperti seorang pahlawan, tetapi tujuannya bukan sekdar resepsi, intinya adalah mereka percaya kepada apa yang saya lakukan. Saya merasa sangat bangga dengan apa yang saya lakukan. Saya bahagia bisa membela martabat negara saya."
Zaidi segera dibawa ke penjara setelah ia melemparkan sepatu ke Bush yang berdiri di samping Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki pada konferensi pers perpisahan di Irak. Zaidi awalnya dihukum tiga tahun penjara tetapi dibebaskan setelah sembilan bulan karena berperilaku baik.
Setelah dibebaskan Zaidi mengatakan kepada pers bahwa selama dipenjara, ia disiksa dan dipukuli dengan kabel listrik dan besi. Dia juga mengatakan dia tenggelamkan dalam air dingin.
"Saya masih punya masalah di perut, hati dan hidung yang belum sembuh dengan baik setelah para penjaga merusaknya. Untuk pengobatan ini saya membayarnya dengan uang saya sendiri dan melalui bantuan teman," kata Zaidi.
Setelah semua itu, apakah itu layak?
"Ya itu semua, saya siap untuk membayar [dengan] hidup saya. Saya telah mempersiapkan diri untuk mati, bukan hanya sekedar menghabiskan satu tahun di penjara. Saya telah melemparkan sepatu ke Bush ... sementara Bush melemparkan jutaan bom di Irak. Dan itu lebih buruk daripada apa yang saya lakukan."(fq/aby)
Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.