Rendang Uni Farah, Rendang Khas Kampung dalam Kemasan Modern

Bosan dengan chicken nugget atau makanan impor lainnya?! Cobalah Rendang Uni Farah yang dikemas dalam kemasan kedap udara yang mampu bertahan hingga enam bulan di lemari pendingin maupun dalam suhu ekstrem saat dibawa ke tanah suci. Rasanya pas, khas Indonesia, dan tentu saja, dikemas dalam kemasan cantik membuat Rendang Uni Farah ‘bukan sekadar rendang’.

Silaturahim Membawa Ide Bisnis

Siapa sangka kebiasaan mengirimkan makanan ke sanak saudara mengantarkan Andam berbisnis rendang hingga saat ini. Andam yang bernama lengkap Reno Andam Suri, mulai serius menggeluti bisnis rendang sekitar enam tahun lalu. Berawal dari parsel rendang yang disukai oleh famili dan teman-temannya, pesanan parsel rendang pun berdatangan, khususnya menjelang hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Selain rasanya yang istimewa, Andam juga menawarkan rendang dalam kemasan parsel yang ‘wah’, seperti dikemas dalam toples cantik, piring, mangkok, atau pun paper bag yang menawan.

Rendang basah yang diracik Andam memiliki keistimewaan tersendiri, mulai dari produksi hingga pengemasan. Dibandingkan dengan rendang kering atau runtiah yang banyak ditemui di pasar-pasar, rendang bikinan Andam adalah rendang basah yang dibuat dengan cara tradisional tapi dikemas dengan kemasan modern. Andam memasak rendang di garasi rumahnya dengan tungku api menggunakan kayu sebagai ‘bahan bakar’nya. Dengan memberdayakan tiga orang tetangganya untuk mengaduk adonan rendang, Andam pun dapat tetap memantau aktivitas kedua putrinya di rumah sambil tetap menjalankan bisnis.

Andam dan kedua putrinya

Kemasan Kedap Udara, Terobosan Baru dalam Memasarkan Rendang Basah

Setelah dua tahun sejak parsel Rendang Uni Farah ‘terkenal’, mulai banyak orang yang memesan rendang dengan konsep cepat saji dan praktis, bahkan untuk dibawa ke luar negeri. Mulailah Andam berinovasi, dari membungkus dengan kemasan plastik biasa, dengan menggunakan tempat plastik roti, hingga plastik kedap udara. Cara yang terakhirlah yang menurut wanita berdarah Minang ini paling praktis dan cost effective.

Walaupun divakum, rendang buatan Andam tetap bebas lemak, rasanya terjaga, meski tanpa bahan pengawet. Kelebihannya lagi, rendang ini pun praktis untuk dibawa, misalnya sebagai bekal makanan untuk pergi haji. Tak heran, Andam yang pernah menguji ketahanan rendangnya di tanah suci ini yakin dapat menarik minat para calon haji untuk membawa rendang buatannya sebagai bekal. Untuk lebih memantapkan para pelanggan mengenai kehalalan dan higienis rendang buatannya, Andam pun memproses Rendang Uni Farah untuk diuji di Departemen Kesehatan dan BPPOM MUI untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Dengan kemasan modern dan cita rasa istimewa tersebut, Rendang Uni Farah, yang diambil dari nama putri pertama Andam, banyak dilirik oleh investor maupun hipermarket untuk meluaskan distribusinya. Namun, Andam masih menimbang-nimbang karena tidak ingin rendang buatannya kehilangan ‘feel’ karena dibuat massal atau pabrikan.

“Bagi saya, rendang ini ada feel-nya, mengaduknya ada feel-nya. Jadi nggak cuma seperti mesin, saya nggak bisa begitu membuat rendang ini,” ujar wanita lulusan Desain Grafis Trisakti ini.

Namun, meski ingin mempertahankan ‘feel’ rendang serta dibuat secara homemade, Andam tetap berencana memasarkan Rendang Uni Farah ke beberapa supermarket khusus yang jaringannya masih belum terlalu banyak.

Memasak rendang memang membutuhkan kesabaran. Dalam sehari, Andam dapat membuat sekitar 7—11 kg rendang dengan jangka waktu pembuatan hingga tujuh jam. Tak heran, waktu yang diperlukan terbilang lama karena Andam menggunakan tungku tradisional dengan kayu sebagai bahan bakarnya. Kayunya sendiri diperoleh Andam dari sekitar komplek rumahnya, biasanya tukang becak yang rajin mengantarkan kayu ke rumah Andam.

Proses Memasak Rendang

Setelah rendang masak, Andam juga memerlukan waktu untuk pendinginan hingga rendang siap divakum. Tak pelak, meski banyak orang mengatakan harga Rendang Uni Farah di atas rata-rata, namun jika dilihat dari proses pengerjaannya sedemikian rupa, harga tersebut dinilai equal.

Kini Rendang Uni Farah tersedia dalam empat varian rasa, yaitu: rendang daging, rendang paru, rendang kentang, dan rendang udang. Rendang Uni Farah juga tersaji dalam berbagai ukuran dan kemasan, mulai dari individual pack berisi dua potong rendang, hingga paket rendang berisi 22 potong yang dikemas dalam brown ribbon paper bag, toples, mangkok, dan piring.

Rendang Uni Farah dapat Anda dapatkan mulai dari Rp170 ribu/kg yang berisi 22 potong rendang daging, atau Rp75 ribu/kg untuk rendang kentang, hingga Rp275 ribu/kg untuk rendang udang yang dikemas dalam parsel cantik. Sementara, bagi Anda yang bersiap memilih bekal makanan untuk pergi haji, tersedia juga Spesial Rendang untuk Haji/Umroh dengan harga Rp200 ribu/kg.

Bisnis Lancar = Semakin Bermanfaat Bagi Banyak Orang

Bagi Andam, yang memulai bisnis rendang dengan modal Rp5 juta hingga saat ini beromset puluhan juta rupiah per bulan, bukan materi semata yang menjadi orientasi bisnisnya, namun kebahagiaan untuk dapat berbagi dengan orang lain lebih penting dari materi. Artinya, jika bisnis Andam semakin sukses, Andam pun senang dapat berbagi rizki dengan ibu-ibu tetangganya yang membantu mengaduk rendang, dengan tukang ojek yang mengantarkan rendangnya, dengan tukang becak yang mengantarkan kayu-kayu bakar, dan lain-lain. Dengan begitu, Andam merasa semakin berkah dalam menjalani bisnisnya.

Untuk meraih berkah dalam bisnisnya itu pun, Andam ingin mengoptimalkan Ramadhan kali ini dengan beribadah. Diakui Andam, Ramadhan yang lalu-lalu selalu disibukkan dengan pesanan rendang, akibatnya, Andam tak bisa full ibadah. Oleh karena itu, Andam mensiasati Ramadhan tahun ini dengan menggenjot produksi pada bulan Juni ini hingga persediaan stok untuk Ramadhan dapat terpenuhi.
Bagi wanita yang juga aktif di pengajian Darut Tauhid ini, muslimah pebisnis yang sukses adalah yang dapat memberi manfaat bagi orang banyak serta tidak melalaikan kewajibannya sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya.

Anda yang ingin mencicipi Rendang Uni Farah dapat menghubungi alamat berikut:
Rendang Uni Farah
Kompleks Ciledug Indah
Jl. Pelangi Blok A6/100
Tangerang 15158

Telephone: 021-730-8515
Andam: 081310197686
Meizar: 083890365036
Email: [email protected]

atau cek di situs www.rendangunifarah.com. Silakan mencoba! (ind)