Bendera Terbesar Israel di Indonesia Dibakar di Sulawesi

Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggelar demo simpati untuk menolak rencana pembangunan pemukiman baru Yahudi di Al-Quds pada hari Ahad, 21 Maret 2010. Demonstrasi ini dimulai pada pukul 15.45 dan selesai pada azan Maghrib.
Sekitar 300 kader dan simpatisan PKS Banggai memadati Bundaran Tugu Adipura. Hujan deras yang turun sejak pukul 13.00 tidak menghalangi semangat massa PKS untuk memadati tempat pelaksanaan acara.
Acara demonstrasi dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rahmat Ilahi. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib demonstrasi oleh panitia. Setelah itu demo berlanjut dengan longmarch dari masjid Agung menuju jalan Ahmad Yani. Massa kemudian bergerak menuju kawasan pertokoan setelah melewati Universitas Muhammadiyah Luwuk. Lalu bergerak menuju kawasan pertokoan dan berhenti di Bundaran Tugu Adipura. Di tempat ini acara puncak demonstrasi digelar.
Dimulai dari orasi pertama disampaikan oleh ketua DPD PKS Banggai, Ali Makhfudz. Lalu dilanjutkan orasi kedua oleh Hidayat Monoarfa, S.T. anggota legislatif PKS Banggai. Setelah orasi ketiga yang disampaikan oleh Iswan Kurnia Hasan, Lc., sesi orasi ditutup oleh saudari Shefri, S. Hut.
Puncak acara demonstrasi sebagaimana yang telah disampaikan dalam bulletin resmi untuk acara demonstrasi yaitu sesi pembakaran bendera terbesar Israel di Indonesia yang berukuran 10 meter lebih. Bendera ini sebelumnya digelar di jalan yang dilalui oleh kendaraan. Pembakaran bendera dipandu oleh Ali Makhfudz dan Hidayat Monoarfa. Lantunan takbir mengiringi acara pembakaran tersebut.

Setelah pembakaran, acara demonstrasi lalu ditutup dengan pembacaan doa oleh Iswan Kurnia Hasan. Tepat pukul 18.00 massa kemudian dibubarkan oleh panitia penyelenggara.
Menurut Ali Makhfudz, demonstrasi ini dilakukan serentak bersama seluruh kader dan simpatisan PKS di seluruh Indonesia. “Kami ingin menunjukkan bahwa Partai Keadilan Sejahtera dan masyarakat muslim di Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat muslim yang ada di seluruh dunia, termasuk umat Islam yang saat ini
sedang tertindas di Palestina” tegas Ali Makhfudz.
Tidak lupa sebelum menutup acara Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Banggai melalui pembawa acara berterima kasih kepada Bupati Kabupaten Banggai dan Bapak Kapolres Banggai dan seluruh jajarannya yang turut serta mengamankan pelaksanaan acara.
(Siaran Pers Atas Nama Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Banggai; Iswan Kurnia Hasan, Lc.)
Lainnya (Arsip)
- HTI Jabar Serukan Masyarakat dan Pemerintah Tolak OBAMA
Jumat, 19/03/2010 15:55 WIB - Viva Palestina Indonesia
Rabu, 10/03/2010 10:33 WIB - Rekomendasi Forum Ekonomi Jeddah ke-10
Minggu, 28/02/2010 11:21 WIB - Penegakan Syariat Perlu Perjuangan Bersama
Selasa, 23/02/2010 10:45 WIB - Universal Justice Network Bikin Petisi untuk Obama
Senin, 22/02/2010 16:39 WIB
Info Umat
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




