Cinta Segitiga Oki Setiana
Bagi pembaca novel Ketika Cinta Bertasbih tentu tokoh Anna Althafunisa sudah tidak asing lagi. Dia adalah sosok wanita cerdas, cantik, bersahaja dan taat beragama. Dia meneruskan kuliah S2-nya di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir. Di sana juga Furqon, pemuda kaya nan tampan terpikat dan langsung melamarnya walau belum pernah bertemu dengannya !
“Rasanya memang sulit mencari sosok wanita idaman seperti itu di jaman sekarang” Jelas Andi Arsyil yang telah berkali kali membaca novel ini, sebelum akhirnya terpilih untuk berperan sebagai Furqon di Mega Film Ketika Cinta Bertasbih.
Tidak hanya Furqon, Khairul Azzam pun terkesima dibuatnya. Bahkan tanpa berpikir panjang, dia melamar Anna melalui ustad Muhjab yang diperankan oleh sang pengarang novel ini, Habibburahman El Shirazy.
“Sudah sepantasnya pria jatuh hati kepada wanita yang taat kepada Allah, karena ia pasti akan taat juga pada suaminya kelak.” Demikian tandasnya saat memenuhi undangan mahasiswa UPI di Serang Banten, beberapa waktu lalu.
Bagi Oki Setiana yang berperan sebagai Anna Althafunisa pun merasa bahwa tokoh yang diperankannya sangat luar biasa. “Tetapi sama seperti wanita pada umumnya, Anna pun sempat dilematis untuk menentukan pendamping hidupnya. Furqon ataukah Azzam? Keduanya tampan dan taat beragama. Wajar kan kalau bingung ?” Katanya tertawa.
Jika Arsyil merasa wanita seperti karakter Anna sangat langka, sebaliknya bagi Oki tokoh Furqon dan Azzam pun sangat langka. Dan Anna beruntung menjadi gadis yang didambakan oleh kedua pria ini. Padahal mungkin banyak gadis memimpikan hal tersebut dialami oleh mereka.
Bagaimana dengan Oki sendiri, yang sempat digosipkan memang memiliki hubungan dekat dengan M. Cholidi, pemeran tokoh Azzam ? “Gosip itu tidak benar, kami hanya berteman baik,” sanggahnya. “Ini bukan karena saya sok jadi bintang lalu menutupi gosip lho,” sambungnya.
Sampai saat ini memang Oki belum memikirkan soal pendamping, selain kesibukannya sebagai mahasiswa Sastra Belanda di Universitas Indonesia. Oki juga berkonsentrasi penuh di Mega Film Ketika Cinta Bertasbih setahun belakangan ini. Namun ia sempat berujar memang menginginkan cinta segitiga dalam kehidupan percintaannya nanti. “Saya, dia dan Allah SWT. Diantara kami harus ada kecintaan terhadap Allah yang diutamakan, agar kehidupan kami senantiasa dalam ridho dan bimbinganNya.”
Lainnya (Arsip)
- Revitalisasi Teknologi Informasi untuk Syiar Islam
Senin, 27/04/2009 08:05 WIB - TKI Jeddah Menaruh Harapan Pada PD
Sabtu, 11/04/2009 08:10 WIB - Puncak Acara Indonesia Day di Jepang, Pagelaran Seni-Budaya Untukmu Indonesia
Rabu, 01/04/2009 17:45 WIB - Dompet Dhuafa Atasi Trauma Bencana dengan Metode SEFT
Selasa, 31/03/2009 14:19 WIB - BAZNAS Bantu Korban Situ Gintung
Senin, 30/03/2009 15:05 WIB
Info Umat
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




