Pameran Pedang Nabi di Blok M Square

Jumat, 29/01/2010 11:45 WIB | Arsip | Cetak

Menjelang Imlek, Blok M Square membuat gebrakan dengan menggelar pameran dengan tema berbeda, yaitu pameran Pedang Nabi. Pameran yang merupakan hasil kerja sama antara Blok M Square dengan Kedutaan Besar Turki ini dapat dijumpai di hall utama Blok M Square sejak 23 Januari hingga 23 Februari 2010. Tak tanggung-tanggung, hall utama Blok M Square tersebut akan disulap menyerupai Istana Topkapi yang berada di Istanbul, Turki. Menurut Tatu Hartoyo, Asisten General Manager Blok M Square, Blok M Square sengaja mengadakan event spektakuler ini sebagai salah satu media promosi mall. “Di saat mall lainnya menyambut Imlek, justru Blok M Square membuat sebuat terobosan yang sangat spektakuler,” jelasnya.

Event Pedang Nabi ini masih ada kaitannya dengan Imlek yaitu nantinya pengunjung dapat menyaksikan busur panah hadiah dari kaisar Cina kepada Nabi Muhammad SAW serta pedang dari perbatasan Cina dan India. Selain busur panah, terdapat enam pedang yang akan dipamerkan, antara lain: Pedang Al-Battar yang pernah digunakan oleh Nabi Daud dan Pedang Al-Qal'i yang didapat dari perbatasan Cina dan India. Pengunjung juga dapat menyaksikan replika jejak kaki Nabi Muhammad saw pada saat melaksanakan Isra' Mi'raj dan sepasang sandal yang digunakan oleh Rasulullah saw.

Blok M Square dipilih sebagai tempat penyelenggaraan karena letaknya yang strategis dan juga tidak membatasi golongan agama, ras, dan suku tertentu untuk mengaksesnya karena merupakan ruang publik.

“Pameran ini adalah murni pameran sejarah di mana seluruh lapisan masyarakat dapat menyaksikannya. Untuk itu, Blok M Square dipilih sebagai lokasi pameran karena Blok M Square berada di lokasi yang strategis sehingga dalam pelaksanaan lebih mudah untuk mengaksesnya,” ujar Tatu.

Tidak banyak diketahui oleh kaum muslimin bahwa peninggalan para nabi banyak terdapat di Turki alih-alih di Arab. Oleh karena itu, pameran ini diselenggarakan antara lain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Ruang pameran terbagi menjadi tiga ruangan, ruangan pertama adalah ruangan video di mana pengunjung dapat menyaksikan sejarah tentang Salahuddin Al-Ayubi dengan durasi 10 menit. Salahuddin Al-Ayubi berjasa besar dalam menyebarkan Islam sampai ke Eropa hingga akhirnya Sultan Selim I dari Turki memboyong peninggalan para nabi yang dibawa oleh Salahuddin Al-Ayubi dari Irak dan menyimpannya di Istana Topkapi, Turki. Dari ruangan pertama, pengunjung dapat masuk ke ruang pameran, yaitu tempat dipamerkannya benda-benda peninggalan para nabi. Benda-benda tersebut merupakan duplikasi dari benda asli dan dibuat sesuai dengan bentuk aslinya. Di ruang ini, pengunjung dapat menyaksikan relikui secara nyata dan juga literatur-literatur penjelasannya, namun, pengunjung tidak diperkenankan mengambil gambar tanpa izin khusus dari pihak panita. Pada ruangan terakhir, pengunjung dapat berfoto dengan background pedang Al Ma’thur dan Al Qadib yaitu pedang peninggalan Nabi Muhammad saw. Meski duplikasi, benda-benda yang dipamerkan merupakan benda yang penting sehingga panitia meminta bantuan penjaga keamanan untuk mengawal benda-benda tersebut dapat terjaga dengan aman.

Untuk memasuki ruang pameran, pengunjung diwajibkan membeli tiket masuk senilai Rp15.000,00 (Senin-Jumat) dan Rp20.000,00 (Sabtu-Ahad), dan untuk para siswa serta rombongan akan mendapatkan harga diskon dari panitia. (Ind)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Info Umat

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang